Pemkot Bekasi Siapkan Stadion Bangyan untuk Pembibitan Atlet Voli Muda Bekasi Jelang Porprov Jabar 2026
Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmennya dalam pembibitan atlet voli muda di Kota Bekasi. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
“Ini adalah langkah awal untuk kita melakukan pembibitan untuk mencari atlet-atlet bola voli,” ujar Tri Adhianto saat diwawancara di Lapangan PBVSI Kota Bekasi, Kamis pagi (18/12/2025).
Tri menekankan bahwa kegiatan ini menjadi media bagi anak-anak Kota Bekasi untuk beraktivitas lebih mobil, lebih dinamis, sekaligus membentuk anak-anak yang sehat dan kuat.
“Mereka terbiasa untuk bertanding, bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana meningkatkan tingkat kemampuan dan kedewasaan diri,” tambahnya.
Pembibitan atlet dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan. Setelah tahap awal di Kota Bekasi, para atlet akan mengikuti pertandingan pelajar di tingkat provinsi.
“Setelah ini, tahapannya adalah pertandingan pelajar tingkat provinsi. Dengan kegiatan ini, pola pembibitan bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Tri.
Wali Kota berharap keberadaan pembibitan ini menjadi fondasi lahirnya atlet voli berprestasi dari Kota Bekasi.
“Mimpi besarnya adalah ada Pro Liga yang bermain di Stadion Bangyan. Anak-anak bisa berlatih dan bertanding tanpa harus pergi jauh,” kata Tri.
Tri menjelaskan bahwa sarana dan prasarana olahraga di Kota Bekasi terus ditingkatkan. Selain voli, fasilitas untuk sepatu roda, bola basket, dan tenis indoor juga sedang dipersiapkan.
“Target kami menjelang November semua kualitas sarana olahraga sudah terpenuhi,” lanjutnya.
Kemajuan pembangunan Stadion Bangyan juga menjadi fokus utama Pemkot Bekasi.
“Kemarin kami belum punya karpet, sekarang sudah tersedia dan memenuhi standar nasional,” ujarnya.
Sistem pendingin di stadion juga sudah dipasang, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi atlet dan penonton.
“Sekarang lapangan nyaman digunakan, sudah bukan lagi seperti lapangan biasa, tapi hampir seperti di mal,” jelasnya.
Tri menegaskan perbaikan dan pemeliharaan fasilitas akan terus dilakukan agar kualitas sarana tetap optimal.
“Perbaikan, pembiayaan, dan rehabilitasi akan terus dilakukan, sehingga atlet yang bertanding mendapatkan fasilitas terbaik,” tambah Tri.
Kegiatan pembibitan ini diharapkan dapat menjaring atlet muda mulai dari tingkat SMP hingga SMA, agar regenerasi atlet Kota Bekasi berjalan dengan lancar.
“Dengan pola pembibitan ini, kita bisa mempersiapkan atlet sejak dini dan memastikan Kota Bekasi memiliki kontinuitas dalam prestasi voli,” ujarnya.
Tri juga menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana pembentukan karakter dan kedisiplinan bagi generasi muda.
“Melalui olahraga, anak-anak belajar berjuang, bekerja sama, dan menghargai proses, bukan sekadar hasil akhir,” tuturnya.
Stadion Bangyan dirancang tidak hanya sebagai arena pertandingan, tapi juga sebagai pusat pengembangan olahraga di Kota Bekasi.
“Ini menjadi tempat regenerasi atlet, agar mereka tidak perlu pergi jauh untuk berlatih dan bertanding,” pungkas Tri.
Pemkot Bekasi optimistis, dengan fasilitas yang memadai dan pola pembibitan yang sistematis, atlet voli muda Kota Bekasi dapat berprestasi di tingkat provinsi bahkan nasional.
Baca Juga
Komentar