Pemkot Bekasi Lantik 7 Ketua TP PKK Kecamatan: Perkuat Gerakan Keluarga dan Sinergi Pembangunan
Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bekasi resmi melantik tujuh Ketua TP PKK Kecamatan untuk masa bakti 2025–2030. Acara pelantikan berlangsung di Balai Patriot pada Rabu (3/12) dan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat kembali gerakan pemberdayaan keluarga di Kota Bekasi. Kehadiran ketua-ketua baru diharapkan mampu memberikan energi segar demi optimalisasi program PKK hingga ke tingkat kelurahan.
Adapun tujuh kecamatan yang ketuanya resmi dilantik meliputi Kecamatan Jatiasih, Bantargebang, Bekasi Utara, Medan Satria, Mustikajaya, Pondok Melati, dan Bekasi Timur.
Proses pelantikan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para kader yang hadir. Para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru diambil sumpahnya kemudian menerima surat keputusan sebagai tanda dimulainya masa tugas mereka.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang terus berkomitmen menggerakkan program PKK di masyarakat.
Ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Wiwiek menuturkan bahwa PKK memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga pembinaan lingkungan.
Menurutnya, keberhasilan PKK sangat ditentukan oleh kekompakan dan kemampuan para kader dalam beradaptasi dengan dinamika masyarakat.
“Saya berharap para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan semangat yang kuat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa PKK merupakan gerakan besar yang tidak bisa bekerja sendiri, sehingga sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan seluruh kader menjadi kunci utama untuk mencapai hasil yang optimal.
Selain itu, Wiwiek meminta agar para ketua kecamatan mulai menghadirkan program-program baru yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Ia menegaskan bahwa PKK bukan hanya menjalankan agenda rutin, tetapi harus mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga di era modern.
Dalam kesempatan tersebut, Wiwiek mencontohkan berbagai program yang dapat dikembangkan, seperti peningkatan keterampilan ekonomi keluarga, pendampingan gizi anak, pembinaan literasi digital, hingga penguatan ketahanan keluarga.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program PKK dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Wiwiek berharap para ketua yang baru dilantik segera menyusun rencana kerja yang terarah dan terukur, serta memastikan pelaksanaannya dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan PKK di Kota Bekasi, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang lebih sejahtera, berdaya, dan unggul.
Pemerintah Kota Bekasi menilai keberadaan PKK sebagai pondasi penting dalam pembangunan masyarakat dari tingkat keluarga, sehingga peran strategis para ketua kecamatan harus terus dimaksimalkan.
Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya masa bakti baru bagi para ketua kecamatan.
Dengan dilantiknya tujuh Ketua TP PKK Kecamatan, Pemerintah Kota Bekasi optimistis bahwa gerakan PKK akan semakin solid dalam mendukung visi Kota Bekasi yang nyaman, sejahtera, dan berdaya bagi seluruh warganya.
Baca Juga
Komentar