Pemkot Bekasi Imbau Pemotongan Hewan Kurban Higienis, Harris Bobihoe Soroti Pengelolaan Limbah
KOTA BEKASI — Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota Bekasi mengimbau seluruh pihak agar pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilakukan secara higienis, aman, tertib, dan sesuai syariat Islam.
Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat memimpin apel pagi aparatur Pemerintah Kota Bekasi pada Senin, 25 Mei 2026.
Dalam arahannya, Harris Bobihoe meminta para camat, lurah, pengurus RW dan RT, hingga pengelola lokasi penyembelihan hewan kurban untuk memastikan tersedianya fasilitas yang bersih dan layak guna menjaga kesehatan lingkungan selama pelaksanaan kurban berlangsung.
Menurutnya, pengelolaan limbah hasil penyembelihan menjadi perhatian penting agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan maupun gangguan kesehatan masyarakat.
“Kepada para Camat, Lurah, RW dan RT serta pengelola tempat pemotongan, wajib hukumnya menyediakan sarana yang higienis dan mengelola limbah dengan benar. Pastikan drainase di sekitar area penyembelihan bersih, karena limbah kurban yang bercampur dengan genangan air akan menjadi persoalan yang serius,” tegas Harris Bobihoe.
Ia menambahkan, pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang tertib dan higienis tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan di wilayah Kota Bekasi.
Untuk mendukung kebersihan pasca penyembelihan hewan kurban, Harris juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi agar menyiagakan armada kebersihan di sejumlah titik pelaksanaan kurban.
Armada tersebut nantinya akan membantu proses pengangkutan dan pembersihan limbah agar lingkungan tetap bersih serta tidak menimbulkan bau maupun saluran air tersumbat.
Selain persoalan kebersihan, Pemerintah Kota Bekasi juga menyoroti penggunaan fasilitas umum sebagai lokasi penjualan hewan kurban.
Satpol PP bersama aparatur wilayah diminta aktif melakukan penertiban terhadap lapak penjualan hewan kurban yang menggunakan trotoar maupun fasilitas umum lainnya demi menjaga keselamatan pejalan kaki dan kelancaran lalu lintas.
Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas penjualan hewan kurban tetap berjalan tertib tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan selama momentum Idul Adha sehingga pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar, aman, sehat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Baca Juga
Komentar