O2SN SMA dan SMK Jawa Barat 2026 Resmi Dimulai, Ratusan Atlet Pelajar Berebut Tiket Nasional
BANDUNG – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA dan SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 resmi dimulai di Lapangan Olahraga Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (2/7/2026). Ajang bergengsi tersebut diikuti ratusan atlet pelajar dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Kompetisi yang berlangsung hingga 3 Juli 2026 itu menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperebutkan tiket mewakili Jawa Barat pada O2SN tingkat nasional.
Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat bersama para peserta, pendamping, dan ofisial dari berbagai daerah.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edy Purwanto, mengatakan O2SN tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan semangat juang menjadi tujuan utama yang ingin dibangun melalui penyelenggaraan O2SN.
"Menang dan kalah dalam kompetisi adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana menjunjung tinggi sportivitas. Semangat itulah yang nantinya menjadi bekal saat membawa nama besar Jawa Barat di tingkat nasional," ujar Edy.
Ia menjelaskan para atlet yang berhasil lolos sebagai wakil Jawa Barat masih memiliki waktu sekitar dua bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi O2SN tingkat nasional.
Kesempatan tersebut, kata Edy, harus dimanfaatkan secara maksimal melalui latihan yang terencana agar mampu bersaing dengan atlet pelajar dari provinsi lain.
Selain menjadi ajang seleksi menuju tingkat nasional, O2SN juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet muda yang dapat mengharumkan nama Jawa Barat pada berbagai kejuaraan olahraga di masa mendatang.
Tahun ini, O2SN mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni atletik, panjat tebing, bulu tangkis, pencak silat, dan renang. Seluruh cabang tersebut diikuti atlet pelajar terbaik hasil seleksi dari masing-masing kabupaten dan kota.
Edy memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil mencapai tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi di daerah masing-masing.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama pertandingan agar seluruh peserta dapat tampil maksimal di setiap nomor yang dipertandingkan.
"Menghadapi kompetisi bukanlah hal mudah, dibutuhkan stamina yang baik. Oleh karena itu, bertandinglah secara sehat dan junjung tinggi sportivitas. Itulah yang menunjukkan bahwa peserta didik SMA dan SMK Jawa Barat adalah pribadi-pribadi yang istimewa," pesannya.
O2SN menjadi salah satu program pembinaan talenta yang secara rutin diselenggarakan untuk mengembangkan potensi peserta didik di bidang olahraga sekaligus memperkuat karakter generasi muda.
Melalui ajang ini, Dinas Pendidikan Jawa Barat berharap semakin banyak atlet pelajar berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional serta membawa nama baik daerah melalui pencapaian di bidang olahraga.
Baca Juga
Komentar