Pemerintah Percepat Peningkatan Mutu Pendidikan, Presiden Pastikan Sekolah Terima Program Kurang dari Setahun
Jakarta - Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan. Presiden menyampaikan hal tersebut ketika ditemui wartawan setelah meninjau perkembangan beberapa program prioritas nasional pada Senin siang.
Dalam keterangannya, Presiden mengungkapkan bahwa percepatan program pendidikan berjalan lebih cepat dari target awal. Ia mengatakan bahwa pemerintah ingin memastikan setiap sekolah menerima manfaat tanpa harus menunggu lama. “Ya, alhamdulillah, program ini bisa dimulai dengan cepat,” ujarnya.
Presiden menjelaskan bahwa dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, seluruh sekolah yang masuk kategori penerima dipastikan akan mendapatkan bantuan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas layanan pendidikan di seluruh daerah.
“Kurang satu tahun semua sekolah sudah menerima. Tahun depan terus kita tambah,” katanya menegaskan.
Ia menilai bahwa pembenahan pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurutnya, kualitas pembelajaran tidak dapat meningkat jika pemerintah tidak turun langsung memperbaiki fasilitas, sistem, dan pemerataan akses.
“Kualitas pendidikan kita harus kita perbaiki. Harus kita perbaiki,” tuturnya.
Dalam arahannya, Presiden juga menyebutkan rencana pembangunan ratusan sekolah baru sebagai bentuk pemerataan fasilitas pendidikan. Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan pengembangan ribuan sekolah terintegrasi yang akan dibangun secara bertahap.
“Kita akan bikin ratusan sekolah baru, ribuan sekolah terintegrasi. Perbaiki semua pendidikan,” tambahnya.
Di tengah upaya peningkatan mutu pendidikan, wartawan juga menyoroti maraknya kasus perundungan yang belakangan ini terjadi di lingkungan sekolah. Salah satu jurnalis menyinggung kasus terbaru yang terjadi di Tangerang Selatan.
“Banyaknya kasus bullying, Pak,” tanya wartawan tersebut saat sesi wawancara.
Menanggapi pertanyaan itu, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah memandang isu perundungan sebagai masalah serius yang tidak boleh diabaikan. Ia menegaskan bahwa kasus-kasus tersebut harus segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi peserta didik.
“Iya, itu harus kita atasi, ya. Oke,” jawabnya singkat.
Sumber internal menyatakan bahwa pemerintah tengah memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menekan angka perundungan. Upaya tersebut meliputi pengetatan pengawasan di lingkungan sekolah, pelatihan guru, dan peningkatan sistem pelaporan.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta mengambil langkah cepat untuk memastikan ekosistem pendidikan menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Pernyataan Presiden ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter, perlindungan anak, dan peningkatan kualitas lingkungan belajar.
Program percepatan pendidikan ini diharapkan menjadi momentum besar bagi daerah untuk memperkuat layanan pendidikan dan memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal dalam pemenuhan fasilitas maupun kebijakan pendukung.
Baca Juga
Komentar