Pemerintah Pastikan Anggaran Bencana Cukup, Siap Tambah Jika BNPB Membutuhkan
Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran penanganan bencana nasional dalam kondisi aman dan mencukupi, terutama untuk merespons bencana banjir bandang dan longsor besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah juga siap menambah alokasi dana bila Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membutuhkan tambahan anggaran.
Anggaran BNPB Masih Cukup, Pemerintah Siap Tambahan
Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak mengalami hambatan pendanaan dalam penanganan bencana.
“BNPB masih memiliki anggaran yang cukup. Jika membutuhkan tambahan, ajukan saja, dan kami siap mengalokasikan,” ujar Menkeu.
Saat ini, BNPB masih memiliki dana cadangan sekitar Rp 500 miliar untuk penanganan cepat.
Adapun alokasi untuk BNPB adalah:
-
APBN 2025: Rp 2,01 triliun
-
RAPBN 2026: Rp 491 miliar, turun signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Dampak Bencana: Lebih dari 800 Korban Jiwa
Hingga pembaruan data BNPB per 4 Desember 2025, banjir bandang dan longsor yang melanda sekitar 50 kabupaten/kota menimbulkan korban dan kerusakan besar.
Korban Jiwa
-
Meninggal: 836 orang
-
Hilang: 518 orang
-
Luka-luka: 2.700 orang
Rincian per Provinsi
| Provinsi | Meninggal | Hilang |
|---|---|---|
| Aceh | 325 | 170 |
| Sumatera Utara | 311 | 127 |
| Sumatera Barat | 200 | 221 |
Kerusakan Fisik
-
10.500 rumah rusak
-
536 fasilitas umum
-
25 fasilitas kesehatan
-
326 sekolah
-
185 rumah ibadah
-
115 gedung kantor
-
295 jembatan
Bencana ini disebut sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pusat Ambil Alih Distribusi Logistik
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pemerintah pusat kini mengambil alih penuh pengiriman logistik, terutama untuk wilayah Aceh yang akses daratnya terputus total.
Distribusi bantuan dilakukan melalui jalur udara, mengingat:
-
Jalan dari Lhokseumawe (utara) dan akses dari selatan terputus
-
Banyak jembatan putus sehingga alat berat sulit masuk
Beberapa bupati yang menyatakan tidak mampu menangani kondisi darurat antara lain:
-
Bupati Aceh Timur – Iskandar Usman Al-Farlaky
-
Bupati Aceh Selatan – Mirwan MS
-
Bupati Aceh Tengah – Haili Yoga
Pemerintah menegaskan bahwa bantuan akan tetap diberikan baik untuk daerah yang menyatakan mampu maupun tidak mampu menangani bencana.
Pencarian dan Evakuasi Masih Berlangsung
BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, dan berbagai kelompok relawan masih melakukan:
-
Pencarian ratusan korban hilang
-
Evakuasi warga
-
Penyaluran logistik darurat
-
Perbaikan akses sementara
Operasi masih dipusatkan di wilayah dengan kerusakan paling parah.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk membiayai penuh upaya penanganan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dengan anggaran BNPB yang masih mencukupi serta kesiapan tambahan dana dari Kemenkeu, seluruh proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih cepat meski infrastruktur banyak mengalami kerusakan.
Baca Juga
Komentar