Kanit Binmas Tekankan Pentingnya HAM dan Disiplin Pelajar Saat Upacara di SMPN 53 Bekasi
KOTA BEKASI — Upacara bendera di SMPN 53 Kota Bekasi, Senin pagi (8/12/2025), berlangsung berbeda dari biasanya. Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, IPTU Sadino, hadir sebagai Inspektur Upacara dan menyampaikan amanat khusus kepada para pelajar terkait peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM).
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti oleh kepala sekolah, para guru, serta sekitar 200 siswa-siswi kelas 8 dan 9. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan sejak pengibaran bendera hingga pembacaan amanat.
Dalam sambutannya, IPTU Sadino membacakan pesan Kapolres Metro Bekasi Kota yang menyoroti momentum peringatan HAM pada 10 Desember. Ia menekankan bahwa pemahaman mengenai hak asasi perlu ditanamkan sejak usia sekolah sebagai upaya membangun karakter generasi yang menghargai sesama.
Ia juga menyinggung adanya isu rencana unjuk rasa yang biasanya melibatkan pelajar di wilayah Jakarta. Menurutnya, tidak jarang aksi tersebut berujung pada tindakan anarkis yang membahayakan keselamatan diri maupun orang lain.
“Penyampaian pendapat harus dilakukan dengan cara yang tertib, aman, serta mematuhi hukum. Jangan sampai para pelajar terprovokasi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya di hadapan peserta upacara.
IPTU Sadino menjelaskan bahwa pelajar memiliki tanggung jawab utama untuk belajar dan mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif. Ia mengingatkan agar siswa tidak mudah terbawa arus yang menjerumuskan pada hal-hal yang dapat merusak masa depan.
Dalam amanatnya, ia juga menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan. Perundungan, tawuran, serta tindakan intimidasi disebut dapat merampas hak orang lain dan merusak budaya saling menghormati.
Ia meminta siswa untuk berperan sebagai duta damai di lingkungan sekolah. Menurutnya, menjaga sikap saling menghargai merupakan bagian dari penerapan nilai-nilai HAM dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih jauh, IPTU Sadino berharap pemahaman mengenai toleransi dan keberagaman terus diperkuat di kalangan pelajar. Ia meyakini hal tersebut akan membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan mampu hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk.
Peserta upacara tampak menyimak dengan saksama setiap arahan yang disampaikan. Guru-guru juga terlihat mendampingi siswa untuk memastikan upacara berjalan tertib dan khidmat.
Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Polsek Bekasi Selatan yang dianggap konsisten memberikan pembinaan bagi para pelajar. Kegiatan seperti ini dinilai membantu siswa memahami tanggung jawab sosial di luar pelajaran formal.
Upacara berlangsung lancar tanpa hambatan hingga selesai. Selepas kegiatan, beberapa siswa berdialog singkat dengan petugas Binmas mengenai tema HAM dan kedisiplinan.
Polsek Bekasi Selatan menyatakan akan terus meningkatkan program pembinaan bagi generasi muda. Upaya itu dilakukan melalui kunjungan ke sekolah-sekolah, penyuluhan, serta kegiatan edukasi lainnya.
Kegiatan di SMPN 53 pagi itu diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman siswa mengenai HAM, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan sosialisasi yang berkesinambungan, aparat kepolisian berharap para pelajar Bekasi tumbuh sebagai generasi yang sadar hukum, menghargai perbedaan, dan mampu menjadi teladan dalam lingkungannya.
Baca Juga
Komentar