HKN Kota Bekasi ke-61, Kepala Dinkes Satia Sriwijayanti Dorong Generasi Sehat Masa Depan Hebat
KOTABEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi menggelar puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 pada Minggu (30/11/2025) di Taman Patriot Chandrabaga. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh insan kesehatan, masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, drh. Satia Sriwijayanti Anggraeni, M.M., mengatakan tema HKN tahun ini adalah “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang mencerminkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan selama satu bulan terakhir. Kami telah menggelar pemilihan duta kesehatan, lomba atletik, fun run, hingga lomba pembuatan poster dan teknologi informasi kesehatan,” ujar Satia kepada wartawan.
Satia menekankan bahwa HKN tidak sekadar perayaan, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan diri.
Ia menyoroti tren anak muda yang kini banyak berkonsultasi dengan kecerdasan buatan (AI) terkait kesehatan.
“AI itu sangat membantu, tetapi tetap harus ada second opinion. AI hanya mengumpulkan data, sedangkan interpretasinya sebaiknya tetap dilakukan tenaga kesehatan yang kompeten,” ujar Satia.
Satia menegaskan, konsultasi dengan AI tidak salah, namun tidak bisa dijadikan acuan 100 persen.
“Yang paling penting, tetap periksakan diri ke tenaga kesehatan. Teknologi hanyalah alat bantu, bukan pengganti dokter,” imbuhnya.
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya HKN ke-61.
“Kota Bekasi telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC). Semua warga dapat memeriksakan kesehatan secara gratis melalui bus kesehatan dan aplikasi digital,” kata Harris.
Ia menambahkan, deteksi dini dan tindakan preventif jauh lebih efektif daripada pengobatan setelah sakit.
Dinas Kesehatan mencatat, hingga kini baru sekitar 500 ribu orang dari total 2,5 juta penduduk yang memanfaatkan fasilitas Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Artinya, baru 20 persen warga yang melakukan pemeriksaan. Kami akan terus mensosialisasikan pentingnya mengetahui riwayat kesehatan diri,” jelas Satia.
Menurut Satia, rendahnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu kendala utama. Selain itu, informasi mengenai layanan gratis tersebut belum tersebar secara merata.
“Kami mengajak teman-teman media untuk ikut membantu sosialisasi agar masyarakat lebih aktif memeriksa kesehatan,” ujarnya.
Acara HKN ke-61 juga dimeriahkan dengan fun run, lomba atletik, dan kegiatan edukatif lainnya yang melibatkan masyarakat dan pegawai Dinas Kesehatan.
Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan bagi peserta lomba duta kesehatan serta lomba-lomba lainnya.
Satia berharap momentum HKN ke-61 dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menjalani gaya hidup sehat demi masa depan yang lebih baik.
“Generasi sehat adalah fondasi bagi pembangunan bangsa. Mari bersama-sama kita wujudkan Kota Bekasi yang sehat, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.
Baca Juga
Komentar