FC Bekasi City Kini Resmi Jadi Milik Warga, Putra Siregar Tegaskan Komitmen Lokal
Pena Insight
Bekasi, 20 Juli 2025 — Transformasi klub sepak bola FC Bekasi City memasuki babak baru. Pemilik klub, Putra Siregar, menegaskan bahwa tim yang sebelumnya dikelolanya secara pribadi kini secara moral dan semangat telah menjadi milik seluruh warga Kota Bekasi. Hal ini disampaikan dalam momentum seleksi terbuka pemain muda di Bekasi International Soccer Field, Bekasi Timur.
Sebanyak 200 talenta muda terpilih dari total 600 pendaftar mengikuti seleksi terbuka yang digelar oleh FC Bekasi City sebagai persiapan menuju Championship League 2025/26. Agenda ini disambut antusias oleh keluarga peserta dan masyarakat yang memadati kawasan Bekasi Timur. Program seleksi ini menandai awal dari investasi jangka panjang klub terhadap talenta lokal.

Dalam pernyataannya, Putra Siregar menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi titik emosional tersendiri dalam karier sepak bolanya. “Tahun ini kami baru benar-benar merasa diterima sebagai bagian dari Kota Bekasi. Klub ini bukan milik Putra Siregar lagi, tapi milik masyarakat Bekasi,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan Putra kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang dinilainya memberi ruang dan dukungan konkret terhadap keberlangsungan FC Bekasi City. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan klub profesional dinilai penting dalam membangun industri olahraga yang berkelanjutan di tingkat kota.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam sambutannya menekankan bahwa mendukung FC Bekasi City merupakan bagian dari strategi besar untuk menjadikan Kota Bekasi sebagai pusat sport tourism. “Kami ingin olahraga tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru di Kota Bekasi,” ujarnya.
Tri menambahkan bahwa seluruh klub yang berkiprah di wilayah Bekasi akan mendapat perlakuan yang adil dari pemerintah daerah. “Bekasi City di Liga 2 dan Persipasi di Liga 4, semua punya hak dan harapan yang sama. Semua klub adalah bagian dari cita-cita besar kami membangun prestasi,” jelasnya.
Wali Kota juga menegaskan pentingnya pembinaan pemain lokal sebagai fondasi pengembangan klub profesional. Ia secara terbuka meminta FC Bekasi City membuka akses yang luas bagi anak-anak muda Bekasi yang ingin berkarier di dunia sepak bola profesional.
Hubungan strategis antara klub dan pemerintah diharapkan tidak hanya membangun prestasi jangka pendek, tetapi juga menyiapkan ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Keadilan dalam distribusi fasilitas, ruang pembinaan, dan dukungan moral menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.
Penegasan bahwa klub kini milik warga Kota Bekasi menjadi narasi penting untuk menegaskan identitas lokal klub. Dalam konteks sepak bola modern, emosionalitas dan sense of belonging publik adalah elemen strategis untuk membangun loyalitas suporter yang sehat dan partisipatif.
Dengan dukungan lintas sektor, FC Bekasi City diharapkan mampu menjadi kekuatan sepak bola profesional yang tidak hanya berprestasi, tapi juga membumi. Program seperti seleksi terbuka ini perlu dikawal dan dikembangkan sebagai wajah baru sepak bola Bekasi yang adil, inklusif, dan berkualitas.
Baca Juga
Komentar