Ditpamobvit Polda Metro Jaya Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang Dekat Stasiun MRT Jakarta
Jakarta — Ditpamobvit Polda Metro Jaya bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang menutup ruas Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/11/2025). Pohon berukuran besar tersebut tidak hanya menghalangi jalan raya, tetapi juga mengenai jalur MRT Jakarta hingga menyebabkan perjalanan sempat terhambat dan menimbulkan kepadatan lalu lintas.
Kejadian ini terjadi pada jam sibuk pagi, sehingga situasi semakin menuntut respons cepat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat. Laporan mengenai pohon tumbang diterima sekitar pukul 10.30 WIB, dan dalam waktu singkat personel Ditpamobvit langsung bergerak menuju lokasi.
Dirpamobvit Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sulistio, mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi lintas fungsi setelah menerima laporan awal. “Begitu informasi kami terima, Ditpamobvit langsung berkoordinasi dengan fungsi terkait untuk melakukan evakuasi cepat, mengamankan area, dan memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi masyarakat maupun operasional MRT,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa respons cepat ini penting mengingat posisi pohon yang tumbang berada dekat jalur strategis moda transportasi massal. Jika tidak ditangani segera, bukan hanya kemacetan yang terjadi, tetapi juga potensi gangguan pelayanan MRT yang merupakan tulang punggung mobilitas warga Jakarta.
Proses penanganan di lokasi dipimpin langsung oleh Kanit Subdit Waster Ditpamobvit, Kompol Nurhadi. Ia turun ke lapangan bersama tim gabungan yang terdiri dari Kapolsek Kebayoran Baru, Kasubdit Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya, serta personel Dinas Pertamanan DKI Jakarta.
Kolaborasi lintas instansi ini mencakup pengamanan area dari pengguna jalan, pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan, serta pembersihan batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan. Tim juga memastikan jalur MRT tetap aman sebelum operasional kembali dijalankan.
Di tengah proses evakuasi, terdata satu unit mobil yang sempat tertimpa batang pohon yang roboh. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Syukur alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan proses evakuasi dapat berlangsung cepat,” ujar Kombes Pol Joko Sulistio.
Evakuasi dilakukan menggunakan peralatan pemotong dan pengangkut khusus, sehingga batang pohon dapat segera dipindahkan tanpa mengganggu struktur sekitar. Seluruh proses berlangsung tertib dan terkoordinasi hingga jalan kembali dapat dilalui kendaraan.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas melakukan pemeriksaan tambahan memastikan tidak ada bagian pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun jaringan listrik sekitar. Hal ini dilakukan untuk menghindari insiden lanjutan akibat sisa material pohon.
Sekitar beberapa waktu kemudian, arus lalu lintas kembali normal dan jalur MRT Jakarta dapat kembali beroperasi seperti biasa. Pengguna transportasi publik yang sempat terdampak dapat melanjutkan aktivitas tanpa hambatan berarti.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat memasuki musim hujan dengan intensitas angin tinggi. Pemantauan lingkungan sekitar menjadi langkah penting untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pertamanan juga menjadi perhatian agar penebangan dan perawatan pohon rawan tumbang dapat dilakukan secara berkala. Upaya ini penting untuk mencegah insiden serupa di lokasi lain.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel akan terus ditingkatkan, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan respons cepat. Insiden seperti pohon tumbang memerlukan koordinasi antarsektor untuk memastikan keselamatan publik berjalan maksimal.
Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa respons cepat aparat kepolisian dapat meminimalkan dampak gangguan terhadap transportasi publik, khususnya MRT yang menjadi bagian penting dari mobilitas warga metropolitan.
Dengan langkah cepat Ditpamobvit, insiden pohon tumbang yang berpotensi menimbulkan kerugian besar dapat ditangani secara efektif dan aman. Masyarakat diharapkan terus mendukung upaya menjaga keselamatan publik dengan melaporkan potensi bahaya di lingkungan masing-masing.
Baca Juga
Komentar