Brimob Polda Metro Jaya Bangun Jembatan Presisi di Pebayuran Bekasi
Satuan Brimob Polda Metro Jaya mulai melaksanakan progres awal pembangunan Jembatan Presisi di Kampung Pintu, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (15/1/2026). Pembangunan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui infrastruktur dasar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Batalyon D Pelopor Brimob Polda Metro Jaya sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri. Program ini sekaligus menegaskan peran Polri tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga sosial kemasyarakatan.
Jembatan Presisi yang dibangun dirancang memiliki panjang sekitar 20 meter dengan lebar 2,5 meter. Sebelumnya, warga setempat hanya mengandalkan jembatan swadaya dari bambu yang kondisinya sudah rapuh dan berisiko bagi keselamatan pengguna.
Kondisi tersebut kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama anak sekolah, pedagang, serta petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk beraktivitas.
Pembangunan jembatan permanen ini diharapkan dapat memperlancar akses antarwilayah serta meningkatkan konektivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.
Selain itu, jembatan ini juga melintasi saluran irigasi yang menjadi bagian dari tanah negara, sehingga konstruksi permanen dinilai penting untuk menjamin keamanan dan ketahanan jangka panjang.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Ini adalah implementasi program Kapolda Metro Jaya yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Henik dalam keterangannya.
Ia menambahkan, Brimob Polda Metro Jaya merencanakan pembangunan serta renovasi lima jembatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebagai bagian dari program berkelanjutan.

Program tersebut difokuskan pada peningkatan keselamatan, kelayakan sarana, serta kemudahan mobilitas masyarakat.
Dalam proses pelaksanaannya, Brimob berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait agar pembangunan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Masyarakat Desa Bantar Jaya menyambut positif pembangunan jembatan tersebut. Mereka menilai program ini sangat membantu kebutuhan warga yang selama ini mengandalkan akses darurat.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa jembatan permanen ini sudah lama dinantikan karena jalur tersebut menjadi urat nadi aktivitas desa.
Kehadiran aparat Brimob dalam pembangunan infrastruktur ini juga dinilai memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Pembangunan Jembatan Presisi di Pebayuran sekaligus menjadi simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Melalui program ini, Brimob Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberi manfaat nyata, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam melayani dan mengabdi kepada masyarakat.
Baca Juga
Komentar