Polri Pulangkan 3 Buron RRT, China Serahkan 1 Buron WNI ke Indonesia
en, 22 Jun pukul 7.48
Sabtu 20.36
Minggu 9.29
Minggu 12.02
Kabid Kebudayaan - Aki Maja mendampingi Pengurus Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi melaksanakan Raker dan Studi Banding ke Pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Garut, Sabtu - Minggu, 11 - 12 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilasanakan secara mandiri dan pendampingan dilakukan oleh Disparbud sebagai bentuk kemitraan dalam upaya pemajuan kebudayaan daerah menuju Bekasi Kota Wisata, Bekasi Kota Budaya dan Bekasi Kota Olahraga.
Minggu 18.20
Senin 6.38
Senin 7.42
Senin 13.42
Berita siap tayang
Senin 15.54
kemarin 6.44
kemarin 9.49
kemarin 15.22
Judul Google Utama:
Polda Metro Jaya Tangkap Pembunuh Driver Ojol di Tangerang, Motor Korban Sempat Dibawa Kabur
Judul Google Discovery:
Pelaku Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ditangkap, Polisi Sita Pisau dan Ponsel Korban
Meta Deskripsi:
Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan pengemudi ojek online di Tangerang. Polisi menyita pisau, ponsel korban, dan mengungkap pelaku membawa kabur motor korban.
Tag SEO:
Polda Metro Jaya, pembunuhan driver ojol, ojol Tangerang, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kriminal Tangerang
Polda Metro Jaya Tangkap Pembunuh Driver Ojol di Tangerang, Motor Korban Sempat Dibawa Kabur
JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial RD alias D (25) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATPdi Kabupaten Tangerang. Selain menghabisi nyawa korban, pelaku juga diduga membawa kabur sepeda motor milik korban.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengatakan tersangka ditangkap Tim Gabungan Subdit III Tahbang/Resmob pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Bunderan Kamal, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
"Tim telah mengamankan seorang pria berinisial RD alias D yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pembunuhan terhadap pengemudi ojek online dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Kombes Pol. Iman Imanuddin.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 03.50 WIB di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka serius dan tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa F. Marasabessy, menjelaskan pengungkapan kasus dilakukan melalui serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, observasi di sekitar lokasi, hingga analisis rekaman kamera pengawas (CCTV).
"Dari hasil penyelidikan, tim memperoleh rekaman CCTV yang memperlihatkan ciri-ciri pelaku. Berdasarkan petunjuk tersebut, tim melakukan penelusuran hingga berhasil menangkap tersangka di wilayah Kamal Muara, Jakarta Utara," jelas AKBP Resa.
Saat penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau yang diduga digunakan saat kejadian, telepon genggam milik tersangka, telepon genggam milik korban, dompet berisi kartu identitas, serta sepasang sandal.
Seluruh barang bukti bersama tersangka kini telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui, melihat, atau menjadi korban tindak pidana maupun gangguan keamanan.
"Masyarakat dapat mendatangi kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan kepolisian 110. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian memberikan respons cepat dan menjaga keamanan bersama," ujar Kombes Budi.
*Silaturahmi ke Kejati, Kapolda Sumsel Rapatkan Barisan 'Nyago Bumi Sriwijaya* Palembang – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di kawasan Jakabaring, Palembang, pada Selasa (14/7/2026) pagi. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat soliditas antar-aparat penegak hukum guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Bumi Sriwijaya senantiasa kondusif. Kesungguhan dalam merawat Kamtibmas ini terlihat dari hadirnya Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel yang mendampingi Kapolda. Rombongan yang terdiri dari Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Direskrimsus, Dirresnarkoba, Dirres PPA-PPO, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirpolairud, hingga Kabid Propam dan Kabid Humas tersebut disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Dr. Ketut Sumedana, beserta Wakil Kepala dan para Asisten Kajati. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa keakraban antar-institusi ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni situasi kamtibmas yang kondusif. "Silaturahmi hari ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan rekan-rekan kejaksaan. Tujuan utama kita adalah memantapkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan, yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat bersama kita, yakni 'Nyago Bumi Sriwijaya'," tegas Kapolda Sumsel. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menambahkan bahwa kehadiran jajaran kepolisian ini menjadi bukti keseriusan institusi dalam berkolaborasi. "Pertemuan ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada publik bahwa aparat penegak hukum di Sumatera Selatan sangat solid. Kolaborasi proaktif tanpa ego sektoral ini murni berorientasi pada terciptanya rasa aman dan perlindungan hukum bagi seluruh elemen masyarakat," ujar Kabidhumas. Sinergi yang hangat dan kuat antara kepolisian dan kejaksaan di Provinsi Sumatera Selatan ini bukan sekadar bentuk koordinasi kelembagaan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan "Nyago Bumi Sriwijaya", kedua institusi penegak hukum ini berdiri sejajar untuk memastikan roda kehidupan, pembangunan, dan perekonomian warga Sumsel dapat terus berputar di atas fondasi keamanan yang kokoh, sejuk, dan damai.
Judul Google Utama:
Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan Kejati, Komitmen Jaga Kamtibmas Lewat Semangat Nyago Bumi Sriwijaya
Judul Google Discovery:
Kapolda Sumsel dan Kajati Pererat Sinergi, Solid Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya
Meta Deskripsi:
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho bersilaturahmi ke Kejati Sumsel untuk memperkuat sinergi penegakan hukum dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif melalui semangat Nyago Bumi Sriwijaya.
Tag SEO:
Kapolda Sumsel, Kejati Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, Nyago Bumi Sriwijaya, Kamtibmas Sumsel
Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan Kejati, Komitmen Jaga Kamtibmas Lewat Semangat Nyago Bumi Sriwijaya
PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Sandi Nugroho, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di kawasan Jakabaring, Palembang, Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antaraparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Brigjen Pol. Rony Samtana, Direskrimsus, Dirresnarkoba, Dirres PPA-PPO, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirpolairud, Kabid Propam, hingga Kabid Humas. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana, beserta Wakajati dan para Asisten Kajati.
Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan soliditas antarlembaga penegak hukum demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Silaturahmi hari ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan rekan-rekan kejaksaan. Tujuan utama kita adalah memantapkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan, yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat bersama kita, yakni 'Nyago Bumi Sriwijaya'," ujar Kapolda Sumsel.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menilai pertemuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen aparat penegak hukum untuk terus bekerja sama tanpa ego sektoral.
"Pertemuan ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada publik bahwa aparat penegak hukum di Sumatera Selatan sangat solid. Kolaborasi proaktif tanpa ego sektoral ini murni berorientasi pada terciptanya rasa aman dan perlindungan hukum bagi seluruh elemen masyarakat," katanya.
Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Polda Sumsel dan Kejati Sumsel tidak hanya sebatas koordinasi kelembagaan, tetapi menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah serta mendukung kelancaran pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui semangat "Nyago Bumi Sriwijaya", kepolisian dan kejaksaan berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam penegakan hukum, menjaga kondusivitas wilayah, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Dengan soliditas antarlembaga penegak hukum tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di Bumi Sriwijaya tetap aman, damai, dan kondusif sehingga mampu mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
kemarin 17.53
Gelar FGD Bersama Ubhara Jaya, Polres Metro Bekasi Kota Bedah Strategi Komprehensif Tanggulangi Tawuran Remaja BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota terus berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya dalam menekan angka kenakalan remaja dan aksi tawuran di wilayah Kota Bekasi. Sebagai langkah konkret, Polres Metro Bekasi Kota berkolaborasi dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema penanggulangan kenakalan remaja, yang berlangsung di Aula Wilmar Ubhara Jaya Kampus Bekasi, Senin (13/7/2026). Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto serta dihadiri oleh Kepala Pusat Studi Kepolisian Ubhara Jaya, Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Djatmiko, S.H., M.H., Staf PUSKA IK dan Anti Korupsi UBJ Brigjen Pol (Purn) Drs. Antonius Sitanggang, S.H., Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi Kota, perwakilan dosen, serta mahasiswa Ubhara Jaya. Dalam forum diskusi tersebut, Polres Metro Bekasi Kota melalui Kompol Dedy Iskandar dalam penyampaian materi mengungkap data memprihatinkan terkait kejadian tawuran sepanjang tahun 2026. Lebih jauh, kepolisian juga mengidentifikasi adanya perubahan pola tindakan yang dilakukan oleh para pelaku tawuran untuk menghindari deteksi petugas di lapangan. "Para pelaku kenakalan remaja saat ini sudah mulai cerdas dengan melakukan profiling terhadap pola patroli petugas kepolisian. Mereka mempelajari jam-jam rawan serta mencari celah agar tindakan mereka terhindar dari jerat pidana hukum," jelas Kompol Dedy Iskandar. Menyikapi tantangan tersebut, Wakasatbinmas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Puji Astuti, S.H., menyampaikan bahwa persentase tertinggi pelaku tawuran didominasi oleh pelajar tingkat SMP dan SMK, yang sering kali terpicu oleh provokasi alumni sekolah mereka. Untuk memutus rantai tersebut, Sat Binmas Polres Metro Bekasi Kota telah merancang berbagai program preventif unggulan, antara lain: - Penyuluhan Masif: Edukasi langsung ke sekolah-sekolah yang terindikasi rawan konflik serta penguatan komunikasi dengan para guru dan orang tua. - Wadah Kreatif Positif: Mengaktifkan pelatihan Pramuka Saka Bhayangkara untuk mengalihkan energi negatif remaja. - Program Mahasiswa Mengajar & Magang: Kolaborasi aktif dengan mahasiswa Ubhara Jaya untuk memberikan edukasi langsung ke sekolah-sekolah dilingkup Polres Metro Bekasi Kota. Selain pendekatan humanis, kepolisian juga memaksimalkan upaya penegakan hukum melalui patroli siber (Cyber Patrol). Patroli ini difokuskan untuk melacak, mendeteksi, dan memblokir akun-akun media sosial yang kerap disalahgunakan oleh kelompok remaja sebagai alat koordinasi atau saling menantang sebelum tawuran terjadi. Sementara itu, Staf PUSKA IK dan Anti Korupsi UBJ, Brigjen Pol (Purn) Drs. Antonius Sitanggang, S.H., mengapresiasi langkah cepat dan aksi pencegahan luar biasa yang telah dilakukan oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Namun, ia menekankan bahwa penyelesaian akar masalah tawuran tidak bisa dibebankan kepada kepolisian semata. "Perkembangan zaman, tekanan ekonomi, dan kurangnya pendidikan menjadi faktor pemicu yang kompleks. Penanganan kenakalan anak di bawah umur adalah tanggung jawab kita bersama—mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, instansi pemerintah terkait, hingga tokoh masyarakat. Pengalihan aktivitas ke arah yang positif harus dilakukan secara konsisten oleh seluruh stakeholder," tegas Antonius. Melalui forum FGD ini, Polres Metro Bekasi Kota bersama Universitas Bhayangkara Jaya berkomitmen untuk terus bersinergi merumuskan langkah-langkah strategis, taktis, dan aplikatif guna menyelamatkan generasi muda dari bahaya tawuran dan kenakalan remaja lainnya di wilayah hukum Kota Bekasi.
Judul Google Utama:
Polres Metro Bekasi Kota Gandeng Ubhara Jaya Susun Strategi Komprehensif Cegah Tawuran Remaja
Judul Google Discovery:
Tawuran Pelajar Makin Canggih, Polres Bekasi Kota dan Ubhara Jaya Siapkan Strategi Baru
Meta Deskripsi:
Polres Metro Bekasi Kota bersama Ubhara Jaya menggelar FGD untuk merumuskan strategi pencegahan tawuran remaja melalui edukasi, patroli siber, dan kolaborasi lintas sektor.
Tag SEO:
Polres Metro Bekasi Kota, tawuran remaja Bekasi, Ubhara Jaya, FGD kenakalan remaja, patroli siber
Polres Metro Bekasi Kota Gandeng Ubhara Jaya Susun Strategi Komprehensif Cegah Tawuran Remaja
KOTA BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota bersama Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema penanggulangan kenakalan remaja sebagai upaya memperkuat strategi pencegahan tawuran pelajar di Kota Bekasi. Kegiatan berlangsung di Aula Wilmar Ubhara Jaya Kampus Bekasi, Senin (13/7/2026).
FGD dipimpin langsung Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., didampingi Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto. Hadir pula Kepala Pusat Studi Kepolisian Ubhara Jaya Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Djatmiko, S.H., M.H., Staf PUSKA IK dan Anti Korupsi Ubhara Jaya Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Antonius Sitanggang, S.H., pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota, dosen, serta mahasiswa.
Dalam paparannya, Kompol Dedy Iskandar mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2026 kepolisian mencatat berbagai kasus tawuran remaja dengan pola yang semakin berkembang. Para pelaku kini dinilai lebih terorganisasi dan mulai mempelajari pola patroli aparat untuk menghindari penindakan.
"Para pelaku kenakalan remaja saat ini sudah mulai cerdas dengan melakukan profiling terhadap pola patroli petugas kepolisian. Mereka mempelajari jam-jam rawan serta mencari celah agar tindakan mereka terhindar dari jerat pidana hukum," jelas Kompol Dedy.
Sementara itu, Wakasat Binmas Polres Metro Bekasi Kota AKP Puji Astuti, S.H. menyampaikan bahwa mayoritas pelaku tawuran merupakan pelajar tingkat SMP dan SMK. Fenomena tersebut kerap dipicu oleh provokasi dari alumni sekolah maupun komunikasi melalui media sosial.
Untuk menekan angka tawuran, Satbinmas Polres Metro Bekasi Kota telah menyiapkan sejumlah program pencegahan, di antaranya penyuluhan intensif ke sekolah-sekolah yang rawan konflik, penguatan komunikasi dengan guru dan orang tua, pengembangan kegiatan positif melalui Pramuka Saka Bhayangkara, serta kolaborasi Program Mahasiswa Mengajar dan Magang bersama Ubhara Jaya.
Selain pendekatan edukatif, kepolisian juga memperkuat Cyber Patrol untuk memantau aktivitas di media sosial yang diduga digunakan sebagai sarana koordinasi maupun saling menantang antarkelompok pelajar sebelum aksi tawuran terjadi.
Di sisi akademisi, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Antonius Sitanggang, S.H. mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan Polres Metro Bekasi Kota. Namun, menurutnya, persoalan kenakalan remaja tidak dapat diselesaikan hanya melalui penegakan hukum.
"Perkembangan zaman, tekanan ekonomi, dan kurangnya pendidikan menjadi faktor pemicu yang kompleks. Penanganan kenakalan anak di bawah umur adalah tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga tokoh masyarakat," tegas Antonius.
Melalui forum diskusi ini, Polres Metro Bekasi Kota dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya berkomitmen memperkuat sinergi dalam merumuskan langkah-langkah strategis, preventif, dan berkelanjutan guna menekan angka tawuran serta menyelamatkan generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja di Kota Bekasi.
hari ini 6.44
*Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional* Jakarta – Polri melalui National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia berhasil melaksanakan proses pertukaran buronan dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kerja sama tersebut menjadi wujud nyata sinergi penegakan hukum lintas negara dalam memburu pelaku kejahatan yang melarikan diri ke luar negeri. Dalam mekanisme timbal balik tersebut, NCB Interpol Indonesia memulangkan tiga buron warga negara RRT yang melarikan diri ke Indonesia. Sebaliknya, Kepolisian RRT menyerahkan satu buron warga negara Indonesia (WNI) yang bersembunyi di wilayah RRT kepada Polri. Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol. Untung Widyatmoko, mengatakan bahwa keberhasilan proses pertukaran buronan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang erat antara Polri dengan otoritas penegak hukum RRT. "Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri melalui NCB Interpol Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional untuk memastikan para pelaku tindak pidana tidak memiliki ruang aman untuk menghindari proses hukum. Sinergi yang baik dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok menjadi kunci terlaksananya proses pertukaran buronan ini secara lancar, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Brigjen Pol. Untung Widyatmoko. Proses pemulangan tiga buron warga negara RRT dilaksanakan dalam dua tahap. Pada keberangkatan pertama, dua buron berinisial ZR dan LZ diberangkatkan menuju Bandara Internasional Baiyun, Guangzhou, dan tiba pada Jumat (10/7) pagi waktu setempat. Sementara satu buron lainnya, HZ, dipulangkan pada keberangkatan kedua dan tiba di RRT pada Sabtu (11/7). Ketiganya diserahterimakan kepada Kepolisian RRT beserta barang bukti yang ditemukan. Di sisi lain, buron WNI berinisial KT yang diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan atau penggelapan berhasil dipulangkan dari RRT dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (13/7) malam. Setelah tiba di Indonesia, yang bersangkutan langsung diserahterimakan oleh NCB Interpol Indonesia kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri untuk menjalani proses pemeriksaan dan penegakan hukum lebih lanjut. Brigjen Pol. Untung Widyatmoko menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan efektivitas jaringan Interpol dalam mendukung penegakan hukum internasional. "Polri akan terus mengoptimalkan kerja sama dengan negara-negara anggota Interpol dalam pelacakan, penangkapan, dan pemulangan buronan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional," tutupnya.
Judul Google Utama:
Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional
Judul Google Discovery:
Polri Pulangkan 3 Buron RRT, China Serahkan 1 Buron WNI ke Indonesia
Meta Deskripsi:
Polri melalui NCB Interpol Indonesia dan Kepolisian RRT berhasil melakukan pertukaran buronan. Tiga buron asal China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.
Tag SEO:
Polri, Interpol Indonesia, Kepolisian RRT, pertukaran buronan, Divhubinter Polri
Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional
JAKARTA – Polri melalui National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia berhasil melaksanakan proses pertukaran buronan dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Langkah ini menjadi bukti nyata penguatan kerja sama internasional dalam penegakan hukum untuk memburu pelaku kejahatan lintas negara.
Dalam mekanisme timbal balik tersebut, NCB Interpol Indonesia memulangkan tiga buronan warga negara RRT yang sebelumnya melarikan diri ke Indonesia. Sebagai balasan, Kepolisian RRT menyerahkan seorang buronan warga negara Indonesia (WNI) yang bersembunyi di wilayah Tiongkok kepada Polri.
Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol. Untung Widyatmoko, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi yang erat antara aparat penegak hukum kedua negara.
"Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri melalui NCB Interpol Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional untuk memastikan para pelaku tindak pidana tidak memiliki ruang aman untuk menghindari proses hukum. Sinergi yang baik dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok menjadi kunci terlaksananya proses pertukaran buronan ini secara lancar, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Brigjen Pol. Untung Widyatmoko.
Pemulangan tiga buronan asal RRT dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, dua buronan berinisial ZR dan LZdiberangkatkan menuju Bandara Internasional Baiyun, Guangzhou, dan tiba pada Jumat (10/7/2026) waktu setempat. Selanjutnya, buronan berinisial HZ dipulangkan pada tahap kedua dan tiba di RRT pada Sabtu (11/7/2026). Ketiganya kemudian diserahterimakan kepada Kepolisian RRT beserta barang bukti yang ditemukan.
Di sisi lain, seorang buronan WNI berinisial KT yang diduga terlibat tindak pidana penipuan atau penggelapan berhasil dipulangkan dari RRT. KT tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (13/7/2026) malam dan langsung diserahkan NCB Interpol Indonesia kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Brigjen Pol. Untung Widyatmoko menegaskan keberhasilan pertukaran buronan ini menunjukkan efektivitas jaringan Interpol dalam mendukung penegakan hukum lintas negara.
"Polri akan terus mengoptimalkan kerja sama dengan negara-negara anggota Interpol dalam pelacakan, penangkapan, dan pemulangan buronan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional," tegasnya.
Keberhasilan operasi tersebut semakin memperkuat posisi Polri dalam membangun kerja sama internasional melalui jaringan Interpol, sekaligus memastikan para pelaku tindak pidana tidak dapat menghindari proses hukum dengan melarikan diri ke luar negeri.
Baca Juga
Komentar