Bidang TIK Polda Aceh Hadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Kuta Blang Bireuen
Bireuen — Upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Bireuen mendapat dukungan tambahan dari Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Aceh. Satuan tersebut menempatkan personel untuk mengoperasionalkan layanan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, guna memastikan masyarakat tetap memiliki akses komunikasi yang memadai di tengah gangguan jaringan.
Langkah ini dilakukan setelah sebagian wilayah Bireuen mengalami banjir yang menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk jaringan telekomunikasi. Gangguan tersebut membuat warga, relawan, dan perangkat desa kesulitan berkomunikasi, baik untuk kebutuhan informasi, laporan keadaan, hingga koordinasi penanganan bencana.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa penyediaan layanan internet ini merupakan bagian dari respons cepat Polri dalam mendukung pemulihan awal bagi masyarakat terdampak.
“Bidang TIK Polda Aceh menghadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memudahkan akses jaringan komunikasi,” ujar Joko dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).
Menurut Joko, penempatan layanan WiFi di area masjid dipilih karena lokasi tersebut menjadi titik berkumpul warga sekaligus pusat kegiatan sosial pascabanjir. Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan akses internet secara lebih luas, mulai dari menghubungi keluarga, mengakses informasi bantuan, hingga berkoordinasi dengan pihak terkait.
Ia menuturkan, antusiasme warga terlihat sejak layanan mulai diaktifkan. Banyak warga datang bergantian ke area masjid untuk memanfaatkan jaringan internet, terutama mereka yang membutuhkan akses cepat untuk keperluan mendesak seperti komunikasi dengan kerabat di luar daerah, pelaporan kondisi rumah, atau keamanan.
“Layanan ini sangat membantu warga yang masih menghadapi kendala akses komunikasi akibat dampak pascabanjir, di mana sebagian jaringan mengalami gangguan bahkan terputus sama sekali,” lanjut Joko.
Selain menyediakan akses WiFi, personel TIK Polda Aceh juga memantau stabilitas jaringan dan memastikan layanan dapat berjalan tanpa hambatan. Kehadiran mereka turut memberikan rasa aman bagi warga yang sedang memulihkan diri dari dampak bencana.
Polda Aceh berharap, tersedianya Wontech WiFi Polri dapat menjembatani kebutuhan komunikasi masyarakat hingga jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut pulih sepenuhnya. Dukungan ini sekaligus melengkapi langkah-langkah penanganan bencana yang telah dilakukan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan relawan.
“Dengan hadirnya layanan ini, kami berharap kebutuhan komunikasi masyarakat dapat kembali terpenuhi sehingga aktivitas warga, termasuk koordinasi penanganan pascabanjir, dapat berjalan lebih lancar,” tutup Joko.
Baca Juga
Komentar