Abdul Harris Bobihoe Optimis Serapan Anggaran Capai 85% Persen Akhir Tahun 2025
KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan optimisme terkait serapan anggaran Pemerintah Kota Bekasi dalam wawancara usai Apel Pagi, Senin, 24 November 2025.
Harris menyebutkan, serapan anggaran saat ini sudah berada di atas 60 persen. Ia menilai pencapaian ini cukup baik mengingat beberapa kendala yang sebelumnya dihadapi, khususnya terkait ketersediaan bahan baku. “Alhamdulillah, bahan baku sudah mulai tersedia, insyaallah kita optimis Desember ini sudah selesai,” ujarnya.
Ditanya mengenai kecepatan pelaksanaan anggaran, Harris menegaskan bahwa proses pengerjaan tidak hanya dilakukan oleh satu orang, tetapi seluruh tim bergerak bersama-sama. Menurutnya, hal ini membuat target satu bulan bisa dicapai dengan lebih cepat.
Selain itu, Wawali juga menyoroti kondisi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menyebutkan pendapatan daerah sampai minggu lalu sudah mencapai lebih dari 70 persen. Harris menilai capaian ini cukup baik untuk mendukung kelancaran program dan layanan publik.
Mengenai target akhir tahun, ia memprediksi serapan anggaran akan mencapai 85 hingga 90 persen. Harris menekankan bahwa pemerintah kota telah berupaya agar tidak ada potensi gagal bayar, salah satunya melalui sosialisasi yang baik kepada masyarakat dan stakeholder terkait.
“Kita upaya bagaimana sosialisasi benar-benar baik, agar gagal bayar insyaallah tidak akan terjadi. Makanya kita harus cepat,” ujarnya.
Harris menekankan bahwa percepatan serapan anggaran bukan semata-mata angka, tetapi juga harus berdampak langsung pada masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya kolaborasi antar OPD, camat, lurah, dan seluruh pegawai untuk memastikan program berjalan sesuai target.
Dalam kesempatan itu, Wawali kembali mengingatkan bahwa kelancaran serapan anggaran juga berkaitan dengan penyediaan layanan publik yang optimal. Ia berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari setiap kegiatan pemerintah yang telah direncanakan.
“Serapan anggaran ini akan mendukung program-program yang berdampak nyata bagi warga, mulai dari pelayanan pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur,” katanya.
Harris menegaskan bahwa seluruh OPD diharapkan bekerja dengan kecepatan, akuntabilitas, dan integritas, sehingga target serapan akhir tahun dapat tercapai sesuai harapan.
Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik antar instansi pemerintah menjadi kunci agar program berjalan lancar, terutama menjelang akhir tahun di mana banyak kegiatan harus selesai dalam waktu singkat.
Harris mengingatkan bahwa keberhasilan serapan anggaran akan memperkuat pelayanan publik sekaligus memastikan masyarakat merasakan dampak langsung dari setiap program.
Wawali berharap dengan kerja sama seluruh pihak, Bekasi akan menutup 2025 dengan serapan anggaran yang optimal sekaligus memastikan keberlanjutan program pembangunan bagi masyarakat.
Baca Juga
Komentar