Wawali Harris: Muhammadiyah Membersamai Terwujudnya Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
KOTABEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan ucapan selamat milad ke-113 untuk Muhammadiyah saat menghadiri upacara peringatan yang digelar di Plaza Patriot Candrabhaga, Sabtu (29/11/2025).
Dalam pembukaannya, Harris mengajak seluruh tamu undangan untuk mendoakan masyarakat di Sumatera yang tengah mengalami musibah. Ajakan itu disampaikan sebelum ia naik ke podium untuk memberikan sambutan resmi.
Harris menyebut bahwa Muhammadiyah memiliki rekam jejak sejarah yang panjang dalam pembangunan bangsa. Ia mengatakan organisasi ini telah berperan sejak masa sebelum proklamasi kemerdekaan.
“Jauh sebelum proklamasi kemerdekaan, Muhammadiyah telah menapak jejak jalan yang panjang penuh dedikasi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa peran itu mencakup berbagai bidang yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Menurut Harris, kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan dan memperjuangkan nilai kemanusiaan tidak dapat dipisahkan dari perkembangan bangsa Indonesia. Ia menilai persyarikatan ini selalu berdiri di garis depan untuk mencerdaskan masyarakat.
Pada kesempatan itu, tema milad ke-113 yang mengangkat isu “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” juga menjadi sorotan. Harris menilai tema tersebut mencerminkan jati diri Muhammadiyah yang konsisten mengupayakan perbaikan kehidupan rakyat.
Ia menjelaskan bahwa semangat untuk memajukan kesejahteraan bangsa telah menjadi karakter Muhammadiyah sejak berdiri. Menurutnya, organisasi itu terus menunjukkan keteguhan dalam memberikan manfaat nyata.
Harris menambahkan bahwa Muhammadiyah saat ini memberikan kontribusi konkret melalui lembaga pendidikan, layanan kesehatan, program sosial, hingga pemberdayaan ekonomi. Hal tersebut, kata dia, menjadi bukti komitmen yang tidak pernah pudar.
Pada bagian lain sambutannya, Harris menyampaikan capaian terbaru Kota Bekasi yang menerima Harmony Award. Penghargaan itu diraih karena dinilai memiliki komitmen tinggi dalam memelihara kerukunan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Menurutnya, penghargaan itu lahir dari kerja bersama seluruh pihak, termasuk dukungan aktif Muhammadiyah di dalamnya.
Harris mengatakan kontribusi Muhammadiyah di Kota Bekasi telah meliputi banyak sektor. Ia menyebut bidang kesehatan dan pendidikan sebagai dua contoh yang sering terlihat langsung manfaatnya bagi warga.
Selain itu, Muhammadiyah juga dinilai berperan dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Upaya tersebut dianggap membantu memperluas kesempatan warga untuk berkembang.
Dalam sambutannya, Harris menyampaikan harapannya agar Muhammadiyah terus berkembang dan memperluas pengabdian untuk masyarakat. Ia menyebut organisasi ini sebagai mitra penting dalam perjalanan pembangunan kota.
“Semoga Muhammadiyah semakin berkembang dan terus mengabdi kepada negeri tercinta,” ucapnya. Ia menyampaikan itu di hadapan peserta upacara yang memenuhi area Plaza Patriot Candrabhaga.
Ia menutup sambutan dengan menegaskan bahwa Muhammadiyah akan terus membersamai Pemerintah Kota Bekasi. Menurutnya, kolaborasi itu sangat penting untuk mewujudkan kota yang nyaman dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Para peserta yang hadir terlihat memberikan respons hangat atas pesan-pesan yang disampaikan Harris. Setelah sambutan berakhir, rangkaian acara dilanjutkan dengan seremonial milad yang berjalan tertib.
Peringatan milad kali ini juga menjadi ruang silaturahmi antarorganisasi dan masyarakat. Pemerintah Kota Bekasi menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dalam kegiatan keumatan dan sosial.
Dengan usia lebih dari satu abad, Muhammadiyah dipandang tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman. Pemerintah daerah menilai keberadaan persyarikatan ini menjadi bagian penting dari kekuatan sosial kota.
Harris menegaskan bahwa nilai-nilai yang diusung Muhammadiyah selaras dengan visi pembangunan daerah. Karena itu, ia berharap kemitraan ini semakin kokoh di masa-masa mendatang.
Acara milad 113 itu ditutup dengan doa bersama dan penegasan kembali komitmen sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi keagamaan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di Kota Bekasi.
Baca Juga
Komentar