Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tarawih Keliling di Bekasi Utara, Ungkap Capaian Infrastruktur hingga Penanganan Banjir
KOTA BEKASI – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Pemerintah Kota Bekasi untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan perkembangan tata kelola pemerintahan. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri kegiatan tarawih keliling di Masjid Jami Nurul Ikhwan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (3/3/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Bekasi itu disambut hangat jamaah dan tokoh masyarakat setempat. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selain melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah, Wali Kota juga menyampaikan sejumlah informasi penting terkait capaian pembangunan serta arah kebijakan Pemerintah Kota Bekasi ke depan.
Tarawih Keliling Jadi Ruang Dialog Pemerintah dan Warga
Kegiatan tarawih keliling merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Bekasi setiap Ramadhan. Tidak sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara kepala daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya seusai salat tarawih, Tri Adhianto menyampaikan rasa syukur atas perkembangan positif yang terus dicapai Kota Bekasi dalam beberapa tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa pembangunan kota dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Alhamdulillah, berbagai program pembangunan terus kita jalankan. Perbaikan jalan, pembenahan drainase, serta peningkatan fasilitas umum menjadi fokus agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” ujar Tri di hadapan jamaah.
Menurutnya, komunikasi langsung seperti ini penting agar masyarakat mengetahui progres pembangunan sekaligus bisa menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi menekankan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi salah satu program prioritas pemerintahannya. Perbaikan jalan lingkungan, peningkatan kualitas saluran air, hingga revitalisasi fasilitas umum terus dikebut.
Penanganan banjir juga menjadi perhatian serius. Kota Bekasi yang kerap terdampak limpasan air dari wilayah hulu membutuhkan sistem drainase yang terintegrasi dan respons cepat dalam penanganan genangan.
Tri menjelaskan bahwa pembenahan drainase dan normalisasi saluran air terus dilakukan secara bertahap. Pemerintah juga mendorong partisipasi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Pembangunan Tak Hanya Fisik, Tapi Juga Spiritual
Lebih jauh, Tri Adhianto menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya berbicara soal infrastruktur fisik. Menurutnya, pembangunan karakter, kebersamaan, dan nilai spiritual juga menjadi bagian penting dalam membangun Kota Bekasi yang berkelanjutan.
“Kita ingin Bekasi bukan hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat dalam kebersamaan dan nilai keagamaan. Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan saling peduli,” tambahnya.
Pesan tersebut mendapat respons positif dari jamaah. Warga menilai pendekatan yang dilakukan pemerintah melalui kegiatan keagamaan seperti tarawih keliling mencerminkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat.
Penguatan Ekonomi dan Layanan Publik
Selain infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi fokus pembahasan. Pemerintah Kota Bekasi disebut terus mendorong pertumbuhan UMKM serta peningkatan kualitas layanan publik.
Tri menyampaikan bahwa kemudahan perizinan, digitalisasi pelayanan, serta peningkatan kualitas aparatur menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang sedang dijalankan.
Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik akan berdampak langsung pada kepercayaan publik dan pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami terus melakukan pembenahan di sektor pelayanan publik agar masyarakat merasakan kemudahan dan transparansi dalam setiap urusan administratif,” katanya.
Warga Sambut Hangat Kehadiran Wali Kota
Kehadiran Wali Kota Bekasi di Masjid Jami Nurul Ikhwan mendapat sambutan hangat dari jamaah. Banyak warga merasa senang karena dapat berdialog langsung dan mendengar penjelasan mengenai arah pembangunan kota.
Beberapa tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas program-program yang telah berjalan, sekaligus berharap agar pembangunan terus merata hingga ke tingkat lingkungan.
Suasana malam itu berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Tidak hanya menyampaikan capaian pembangunan, Tri juga mengajak warga memperkuat semangat gotong royong sebagai identitas sosial masyarakat Bekasi.
Ramadhan sebagai Momentum Refleksi dan Kolaborasi
Tarawih keliling menjadi simbol bahwa pemerintah ingin membangun kedekatan emosional dengan warga. Ramadhan dipandang sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Tri mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai momentum refleksi bersama. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan warga dapat terus terjalin demi mewujudkan Bekasi yang lebih maju dan harmonis.
“Pembangunan akan berhasil jika kita bergerak bersama. Pemerintah hadir untuk melayani, dan masyarakat adalah mitra utama dalam setiap kebijakan,” ujarnya.
Komitmen Tata Kelola Kota yang Transparan
Di tengah dinamika perkotaan yang terus berkembang, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya terhadap tata kelola yang transparan dan akuntabel. Penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat dinilai sebagai bagian dari keterbukaan tersebut.
Melalui kegiatan tarawih keliling, pemerintah tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memperkuat relasi sosial dengan warga.
Ke depan, agenda serupa akan terus dilakukan di berbagai wilayah Kota Bekasi selama bulan Ramadhan. Pemerintah berharap hubungan yang semakin erat antara pemangku kebijakan dan masyarakat dapat mempercepat realisasi program pembangunan yang tepat sasaran.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai spiritual yang diperkuat di bulan suci, Kota Bekasi optimistis melangkah menuju tata kelola kota yang lebih baik, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga
Komentar