Wakaops Damai Cartenz Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Papua Damai
Pena Insight
Jayawijaya, 2 Juli 2025 – Tasyakuran Peringatan Bhayangkara Jadi Refleksi Kebersamaan Polri dan Masyarakat di Pegunungan Papua
Pada Selasa pagi (1/7/2025) pukul 09.30 WIT, Polres Jayawijaya menggelar tasyakuran memperingati Hari Bhayangkara ke-79 di Mapolres Jayawijaya. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menjadi penanda kuatnya hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.
Turut hadir dalam acara ini Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., bersama jajaran Pejabat Utama Satgas Damai Cartenz Posko Wamena. Kehadiran mereka menjadi simbol keseriusan institusi kepolisian dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat Papua.
Acara juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Kabupaten Jayawijaya. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan pentingnya sinergi kolektif dalam membangun daerah yang selama ini kerap dilanda tantangan keamanan dan sosial.
Selain seremonial, tasyakuran ini menjadi momen refleksi bersama terhadap kontribusi Polri dalam menjaga ketertiban dan perdamaian. Melalui acara ini, Polri memperlihatkan pendekatan yang humanis dan kolaboratif dengan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kombes Adarma menyampaikan rasa bangganya atas semangat gotong royong antar aparat dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan Papua tidak akan terwujud tanpa partisipasi aktif seluruh elemen lokal yang menjaga harmoni dan dialog antarwarga.
“Kami salut dan bangga atas kekompakan aparat TNI-Polri, unsur Forkopimda, serta para tokoh masyarakat, agama, dan adat. Sinergi seperti inilah yang menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Adarma.
Pernyataan Kombes Adarma mempertegas pendekatan Polri yang lebih inklusif di Papua: menjadikan tokoh adat dan pemuka agama sebagai mitra strategis. Pola ini dianggap lebih efektif dibanding pendekatan militeristik yang sebelumnya mendominasi wacana keamanan Papua.
Tasyakuran ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dan dialog. Hal ini penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri sebagai mitra masyarakat, bukan hanya sebagai aparat penegak hukum.
Acara ini menutup peringatan Hari Bhayangkara di Jayawijaya dengan harapan bahwa sinergi ini terus berlanjut dalam bentuk kebijakan dan tindakan nyata. Komitmen bersama antara aparat dan masyarakat merupakan prasyarat utama bagi Papua yang damai dan berkeadilan.
Baca Juga
Komentar