Polda Metro Jaya Gelar E-Sport Kapolda Cup 2026, Siapkan Jalan ke Kapolri Cup Nasional
JAKARTA – Polda Metro Jaya resmi menyiapkan gelaran Road to E-Sport Tournament Kapolda Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju E-Sport Tournament Kapolri Cup 2026. Mengusung tema “Dream to Become”, ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan prestasi di dunia olahraga elektronik (e-sport).
Turnamen akan diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat Polres, Polda, hingga Grand Final Nasional. Melalui sistem tersebut, Polda Metro Jaya berharap dapat menjaring talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah sekaligus mencetak atlet e-sport yang berprestasi dan menjunjung tinggi sportivitas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang dekat dengan generasi muda, termasuk perkembangan industri e-sport yang kini semakin pesat.
“Turnamen ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif. Kami ingin e-sport menjadi ruang prestasi, bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana membangun sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.
Target 1.664 Tim dan 8.320 Peserta
Berdasarkan konsep penyelenggaraan, turnamen ini ditargetkan diikuti sebanyak 1.664 tim dengan total sekitar 8.320 peserta dari berbagai wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Setiap Polres akan menggelar babak kualifikasi untuk menentukan juara I, II, dan III. Para pemenang kemudian akan melaju ke tingkat Polda sebelum akhirnya bersaing memperebutkan tiket menuju tingkat nasional pada Kapolri Cup 2026.
Terapkan Sistem Kompetisi Profesional
Panitia akan menerapkan format pertandingan profesional dengan sistem single elimination. Pada fase awal digunakan format Best of Three (BO3), sementara babak semifinal dan final menggunakan Best of Five (BO5).
Untuk menjaga kualitas kompetisi, seluruh pertandingan akan diawasi wasit profesional dan menerapkan aturan ketat terkait integritas pertandingan, termasuk larangan penggunaan aplikasi pihak ketiga serta pemberian sanksi tegas terhadap pelanggaran.
Dukung Ekosistem E-Sport Nasional
Polda Metro Jaya menilai e-sport saat ini bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi telah berkembang menjadi cabang olahraga modern yang memiliki sistem pembinaan, kompetisi profesional, hingga potensi ekonomi kreatif yang besar.
Karena itu, penyelenggaraan turnamen ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap perkembangan industri digital dan pembinaan generasi muda Indonesia.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui ruang kreatif yang dekat dengan kalangan muda.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan menggunakan teknologi secara bijak. Mari jadikan e-sport sebagai ruang positif untuk membangun masa depan yang lebih baik,” pungkas Kombes Pol. Budi Hermanto.
Baca Juga
Komentar