Brimob Bubarkan Balap Liar di Kalimalang, Warga Turun Tangan Amankan Remaja dan Jerigen BBM
Jakarta — Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga Duren Sawit, Jakarta Timur, kembali berhasil dibubarkan aparat kepolisian. Tim Patroli Roda Dua Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menunjukkan kesigapan saat mengamankan sejumlah remaja yang tengah melakukan balap liar di Jalan Kalimalang. Operasi penertiban ini dipimpin langsung oleh Brigadir Ari Prasetyo.
Pembubaran dilakukan saat tim patroli melintas dan mendapati sekelompok pemuda tengah mempersiapkan balapan di lokasi yang memang selama ini dikenal rawan balap liar. Tanpa menunggu lama, personel Brimob langsung melakukan tindakan cepat dan terukur. Para pelaku diamankan untuk menjalani pemeriksaan identitas serta kelengkapan surat kendaraan.
Selain pemeriksaan administrasi, petugas juga memberikan sanksi tindakan fisik di tempat sebagai bentuk penindakan tegas dan efek jera. Langkah ini dilakukan untuk memutus kebiasaan balap liar yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan pelaku dan pengguna jalan lainnya.
Keberhasilan operasi ini langsung mendapat respons positif dari warga sekitar. Masyarakat yang selama ini merasa terganggu oleh kebisingan dan potensi kecelakaan akibat balap liar mengapresiasi langkah cepat aparat.
“Lokasi ini sudah lama jadi tempat balap liar. Kami sebagai warga sering terganggu, apalagi malam hari. Kehadiran Brimob sangat membantu,” ujar seorang warga setempat.
Menariknya, sinergi aparat dan masyarakat juga terlihat dalam kejadian lain yang masih berkaitan dengan aksi balap liar tersebut. Seorang remaja di bawah umur yang hendak bergabung dalam balapan lebih dulu diamankan oleh warga. Dari tangan remaja itu, turut diamankan barang bukti berupa satu jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) yang diduga akan digunakan untuk mendukung aksi balap liar.
Warga mengaku terpaksa bertindak cepat karena selama ini upaya menegur kelompok balap liar sering berujung perlawanan.
“Kami pernah mencoba membubarkan sendiri, tapi sering malah dilawan. Karena itu kami sangat mendukung tindakan tegas dari Brimob,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.
Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Eko Supriyanto, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari patroli rutin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
“Pembubaran ini adalah implementasi nyata dari arahan Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., dalam memperkuat program ‘Jaga Jakarta’ yang dicanangkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si.,” tegas Kompol Eko.
Menurutnya, patroli malam bukan sekadar kegiatan pengamanan, tetapi juga bagian dari upaya membangun rasa aman di tengah masyarakat. Brimob hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman.
“Patroli malam tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menumbuhkan rasa aman di hati setiap warga. Seluruh anggota Brimob hadir sebagai pelindung sekaligus sahabat, memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan profesionalisme dan ketegasan,” lanjutnya.
Pihak kepolisian juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban. Laporan dapat disampaikan melalui call center kepolisian, baik untuk aksi balap liar, tawuran, maupun kejahatan jalanan seperti curas, curat, dan curanmor (3C), serta potensi gangguan lainnya.
Balap liar sendiri masih menjadi salah satu persoalan klasik di wilayah perkotaan, khususnya Jakarta Timur. Selain melanggar aturan lalu lintas, aktivitas ini sering menjadi pemicu kecelakaan fatal, gangguan kenyamanan warga, hingga memicu tindak kriminal lainnya.
Karena itu, keterlibatan aktif warga dalam memberikan informasi kepada aparat menjadi salah satu kunci keberhasilan penanganan. Kejadian di Duren Sawit menjadi contoh bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat mampu menciptakan respons cepat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dengan penindakan ini, diharapkan para pelaku balap liar jera dan tidak kembali mengulangi perbuatannya. Aparat pun memastikan patroli akan terus ditingkatkan di titik-titik rawan, khususnya pada jam-jam malam dan akhir pekan.
Ke depan, Brimob Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, merespons cepat setiap laporan, serta menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Baca Juga
Komentar