Aksi Ramadan di Bekasi Timur: Kombas, IWO dan Putra Putri Bhagasasi Turun ke Jalan Bagi Takjil untuk Pengendara
Bekasi – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali terasa di Kota Bekasi. Sejumlah komunitas lokal turun langsung ke jalan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui aksi pembagian takjil bagi para pengguna jalan.
Kolaborasi tersebut melibatkan Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi, serta Putra Putri Bhagasasi. Mereka menggelar kegiatan sosial dengan membagikan ratusan paket takjil kepada pengendara yang melintas di kawasan Bekasi Timur.
Aksi berbagi ini berlangsung di Jalan Sersan Aswan, tepat di depan Gedung Bekasi Creative Center (BCC), pada Sabtu (7/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa. Sejak sore hari, para relawan dari tiga komunitas tersebut sudah bersiap di lokasi untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat.
Pengendara motor, pengemudi ojek online, hingga warga yang melintas menjadi sasaran utama pembagian takjil tersebut. Paket makanan ringan dan minuman diberikan secara gratis agar mereka yang masih berada di perjalanan tetap dapat berbuka puasa tepat waktu.
Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap masyarakat, khususnya mereka yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka puasa.
Menurutnya, Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Di bulan Ramadan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Takjil yang kami bagikan diharapkan bisa membantu para pengendara dan warga yang sedang dalam perjalanan agar tetap bisa berbuka puasa tepat waktu,” ujar Barito di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan berbagi tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kreatif yang sebelumnya diselenggarakan di Gedung Bekasi Creative Center. Selain menjadi ruang berkumpul komunitas kreatif, lokasi tersebut juga sering dijadikan pusat kegiatan sosial masyarakat.
Barito menambahkan, kehadiran berbagai komunitas dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas di Bekasi tidak hanya bergerak di bidang budaya atau kreativitas saja, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi, Saut Manullang. Ia menilai kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara organisasi wartawan dengan komunitas lokal mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, wartawan tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dapat hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas di Kota Bekasi bisa bersinergi melakukan hal-hal positif. Selain menjalankan tugas jurnalistik, kami juga ingin ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial seperti ini,” kata Saut.
Ia menambahkan, kegiatan berbagi takjil ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar komunitas yang ada di Kota Bekasi. Dengan kebersamaan, berbagai kegiatan sosial diharapkan dapat terus digelar secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota Putra Putri Bhagasasi juga turut aktif membagikan paket takjil kepada pengendara. Kehadiran para duta daerah ini menambah semarak suasana kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka.

Para relawan tampak berdiri di tepi jalan dengan membawa kantong-kantong berisi takjil. Saat lampu lalu lintas berhenti atau kendaraan melambat, mereka dengan sigap membagikan paket makanan kepada pengendara yang melintas.
Suasana penuh kehangatan terlihat ketika sejumlah pengendara menerima takjil sambil mengucapkan terima kasih. Tidak sedikit pula warga yang mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat membantu mereka yang masih berada di jalan saat waktu berbuka hampir tiba.
Seorang pengemudi ojek online yang melintas mengaku senang mendapatkan takjil gratis. Menurutnya, pembagian takjil seperti ini sangat membantu para pekerja yang harus tetap berada di jalan hingga menjelang waktu berbuka.
“Kadang kalau lagi narik penumpang atau kejar order, tidak sempat beli makanan untuk buka puasa. Jadi kegiatan seperti ini sangat membantu,” ujarnya.
Aksi berbagi takjil tersebut juga menarik perhatian masyarakat sekitar yang menyaksikan kegiatan di depan Bekasi Creative Center. Beberapa warga bahkan ikut membantu membagikan paket makanan kepada pengendara.
Kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu tradisi yang sering dilakukan masyarakat Indonesia selama bulan Ramadan. Selain membantu sesama, kegiatan berbagi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar komunitas.
Di Kota Bekasi sendiri, berbagai komunitas kerap menggelar kegiatan serupa di sejumlah titik strategis, terutama di jalur yang ramai dilalui pengendara saat menjelang waktu berbuka puasa.
Melalui kegiatan ini, para komunitas berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga. Mereka juga berharap kegiatan berbagi takjil tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan bahkan melibatkan lebih banyak komunitas ke depannya. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Barito.
Ramadan memang selalu menjadi momen yang istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan kepedulian sosial. Aksi kecil seperti berbagi takjil di jalanan pun dapat menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang.
Kolaborasi antara Kombas, IWO Kota Bekasi, dan Putra Putri Bhagasasi ini menjadi contoh nyata bagaimana komunitas lokal dapat berperan aktif dalam menciptakan suasana Ramadan yang penuh kehangatan, solidaritas, dan kebersamaan di Kota Bekasi.
Baca Juga
Komentar