Wali Kota Bekasi Salurkan Bantuan Disabilitas dan Ingatkan Disiplin ASN
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyalurkan bantuan bagi penyandang disabilitas sekaligus menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Penyaluran bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam kegiatan apel bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi di Bekasi, Senin (9/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bekasi menyalurkan 27 unit bantuan perlengkapan bagi penyandang disabilitas. Bantuan yang diberikan terdiri dari alat bantu dengar, kursi roda, serta paket perlengkapan sekolah bagi penerima manfaat.
Tri Adhianto menjelaskan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial miliknya.
“Ada satu penyandang disabilitas yang menyampaikan kebutuhan alat bantu dengar melalui Instagram saya. Sebelumnya sempat dibantu melalui Badan Amil Zakat Nasional, tetapi belum kompatibel karena membutuhkan teknologi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sentra Terpadu Pangudi Luhur yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat disabilitas di Kota Bekasi.
Selain penyaluran bantuan sosial, Wali Kota Bekasi juga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Tri Adhianto mengingatkan bahwa tingkat kehadiran pegawai harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik.
“Kalau tidak salah dalam undang-undang kepegawaian, 24 hari dalam satu tahun tidak hadir itu bisa langsung diberhentikan, dan saya tidak ingin itu terjadi,” tegasnya.
Ia juga meminta pimpinan perangkat daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap kehadiran pegawai serta melakukan evaluasi apabila terdapat ASN yang tidak masuk kerja dalam jangka waktu tertentu.
Pada momentum Hari Ulang Tahun ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Mari kita tumbuhkan rasa empati dan kepedulian di antara kita semua, karena kita adalah orang-orang yang diberikan nikmat lebih dibandingkan sebagian masyarakat di sekitar kita,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca Juga
Komentar