Wakil Wali Kota Hadiri Pelantikan Pengurus Alisa Khadijah ICMI Kota Bekasi 2025–2030
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong peran strategis perempuan di bidang ekonomi. Rabu (17/9/2025), Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Alisa Khadijah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kota Bekasi periode 2025–2030.
Acara yang mengusung tema “Bisnis Berbasis Nilai” ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum penting bagi muslimah pengusaha untuk memperkuat kiprahnya dalam pembangunan ekonomi daerah.
Pelantikan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPW Alisa Khadijah Jawa Barat, Ibu Ina Wiyandini, Ketua ICMI Kota Bekasi Dr. H. Inayatullah, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi selaku pembina, serta jajaran pengurus baru yang dilantik.
Kehadiran Wakil Wali Kota menambah bobot acara, sekaligus bentuk dukungan pemerintah terhadap pemberdayaan perempuan dalam sektor wirausaha dan UMKM.

Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe mengapresiasi peran Alisa Khadijah ICMI sebagai motor penggerak ekonomi umat. Menurutnya, pengusaha muslimah memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan sosial-ekonomi. “Kegiatan ini bukan hanya pelantikan, tapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah, memperkuat jaringan usaha, dan mendukung kemajuan ekonomi umat di Kota Bekasi,” ungkap Abdul Harris.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pengurus Alisa Khadijah dengan Pemerintah Kota Bekasi. Kolaborasi ini, lanjutnya, diharapkan mampu menciptakan program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Saya bersama Pak Wali Kota Dr. Tri Adhianto membawa visi semakin nyaman kotanya, semakin sejahtera warganya. Visi ini hanya bisa terwujud jika seluruh elemen, termasuk para pengusaha muslimah, bergerak bersama,” tambahnya.
Abdul Harris juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjadi teladan dalam berbisnis secara etis, berkelanjutan, dan berbasis nilai. Menurutnya, dunia usaha bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang kebermanfaatan bagi masyarakat.

Selain sambutan, acara juga diisi dengan sesi perkenalan program kerja pengurus baru, mulai dari fasilitasi pelatihan kewirausahaan, perluasan akses permodalan, hingga penciptaan ekosistem bisnis yang sehat dan inklusif.
Pengurus berkomitmen untuk membantu para pelaku UMKM perempuan agar naik kelas, mengembangkan produk lokal, dan memperluas pasar hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Kehadiran Alisa Khadijah ICMI diharapkan mampu memperkuat jaringan pengusaha muslimah, memperluas kolaborasi dengan sektor perbankan, serta memfasilitasi pembiayaan syariah bagi pelaku usaha.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana haru dan penuh harapan. Para peserta tampak optimis menyambut masa depan wirausaha muslimah yang lebih maju dan profesional.
Momen ini menjadi langkah awal mewujudkan perempuan pengusaha yang tangguh, mandiri, serta berlandaskan nilai-nilai Islami dalam setiap langkah bisnisnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, keberadaan Alisa Khadijah ICMI diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Kota Bekasi yang sejahtera, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga
Komentar