Tiga Saham Cum Dividen Hari Ini: ICBP, INDF, dan MTEL Jadi Incaran Investor
JAKARTA – Tiga emiten papan atas Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memasuki cum date dividen di pasar reguler dan negosiasi pada hari ini, Senin (6/7/2026). Ketiganya adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), serta PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL).
Momentum cum dividen selalu menjadi perhatian pelaku pasar karena menjadi batas akhir bagi investor yang ingin memperoleh hak atas pembagian dividen tunai. Investor yang membeli saham pada tanggal cum dividen masih berhak menerima dividen sesuai ketentuan yang telah ditetapkan masing-masing emiten.
Ketiga emiten tersebut berasal dari sektor yang berbeda, yakni barang konsumsi dan infrastruktur telekomunikasi. Namun, semuanya memiliki rekam jejak sebagai perusahaan dengan fundamental yang relatif solid dan rutin membagikan dividen kepada pemegang saham.
ICBP Bagikan Dividen Rp265 per Saham
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp265 per saham untuk tahun buku 2025.
Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dengan masuknya tanggal cum dividen hari ini, investor yang memiliki saham ICBP hingga penutupan perdagangan Senin berhak memperoleh dividen sesuai jumlah saham yang dimiliki.
Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan perusahaan, pembayaran dividen tunai akan dilakukan pada 28 Juli 2026.
Sebagai salah satu perusahaan produsen makanan dan minuman terbesar di Indonesia, ICBP dikenal memiliki arus kas yang kuat sehingga mampu menjaga konsistensi pembagian dividen dari tahun ke tahun.
INDF Tebar Dividen Rp290 per Saham
Masih dari Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga memasuki cum date dividen pada hari yang sama.
Perusahaan menetapkan dividen tunai sebesar Rp290 per saham dari laba tahun buku 2025.
Investor yang membeli saham INDF hingga akhir perdagangan hari ini akan tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima dividen. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026.
Sebagai perusahaan induk yang menaungi berbagai lini bisnis mulai dari mi instan, agribisnis, distribusi hingga produk konsumen, INDF menjadi salah satu saham defensif yang cukup diminati investor jangka panjang.
MTEL Siapkan Dividen Rp25,6 per Saham
Selain dua emiten Grup Salim, saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) juga memasuki cum date dividen pada Senin (6/7/2026).
Anak usaha PT Telkom Indonesia tersebut menetapkan dividen tunai sebesar Rp25,6 per saham.
Pembayaran dividen kepada pemegang saham dijadwalkan dilakukan pada 31 Juli 2026.
MTEL merupakan perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi yang mengelola ribuan menara BTS di berbagai wilayah Indonesia. Seiring pertumbuhan kebutuhan jaringan digital dan ekspansi operator seluler, kinerja perseroan masih dipandang memiliki prospek yang menarik dalam jangka panjang.
Jadwal Pembayaran Dividen
Berikut jadwal pembayaran dividen ketiga emiten:
-
ICBP
-
Cum Dividen: 6 Juli 2026
-
Dividen Tunai: Rp265 per saham
-
Pembayaran: 28 Juli 2026
-
-
INDF
-
Cum Dividen: 6 Juli 2026
-
Dividen Tunai: Rp290 per saham
-
Pembayaran: 29 Juli 2026
-
-
MTEL
-
Cum Dividen: 6 Juli 2026
-
Dividen Tunai: Rp25,6 per saham
-
Pembayaran: 31 Juli 2026
-
Investor yang membeli saham setelah tanggal cum dividen tidak lagi berhak memperoleh pembagian dividen tahun buku 2025 karena hak tersebut melekat kepada pemegang saham yang tercatat pada recording date.
Dividend Yield Jadi Daya Tarik
Selain nominal dividen, pelaku pasar juga memperhatikan besaran dividend yield, yakni tingkat pengembalian dividen dibandingkan harga saham di pasar.
Berdasarkan posisi harga saham terakhir sebelum cum date, dividend yield untuk saham Grup Salim berada di kisaran 3 hingga 4 persen.
Sementara itu, dividend yield MTEL diperkirakan mencapai sekitar 5 persen, sehingga menjadi salah satu emiten dengan tingkat pengembalian dividen yang relatif menarik dibandingkan sejumlah saham lain di sektor infrastruktur.
Dividend yield yang tinggi sering menjadi pertimbangan investor yang mengutamakan pendapatan pasif (passive income) melalui investasi saham, meski tetap harus mempertimbangkan kondisi fundamental perusahaan dan prospek bisnis ke depan.
Apa Itu Cum Dividen?
Cum dividen merupakan hari terakhir investor membeli saham agar berhak menerima dividen yang akan dibagikan perusahaan.
Setelah melewati tanggal cum dividen, saham akan memasuki ex dividen, yakni periode ketika pembeli baru tidak lagi memperoleh hak atas dividen tersebut.
Secara umum, harga saham pada hari ex dividen berpotensi mengalami penyesuaian sebesar nilai dividen yang dibagikan. Namun dalam praktiknya, pergerakan harga tetap dipengaruhi sentimen pasar, kondisi ekonomi, hingga aksi jual beli investor.
Karena itu, investor biasanya tidak hanya mengejar dividen, tetapi juga memperhitungkan potensi kenaikan harga saham dalam jangka menengah dan panjang.
Saham Dividen Tetap Menarik di Tengah Volatilitas
Di tengah dinamika pasar modal, saham-saham yang konsisten membagikan dividen tetap menjadi pilihan bagi investor institusi maupun ritel.
Perusahaan dengan laba yang stabil umumnya memiliki kemampuan menjaga kebijakan dividen secara berkelanjutan. Kondisi ini menjadi indikator bahwa arus kas perusahaan tetap sehat dan manajemen memiliki komitmen memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
ICBP dan INDF selama ini dikenal sebagai emiten sektor consumer goods yang memiliki karakter defensif karena produknya merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Sementara MTEL memperoleh dukungan dari pertumbuhan industri telekomunikasi dan digitalisasi nasional yang terus berkembang.
Kombinasi antara fundamental perusahaan yang kuat, prospek bisnis yang positif, serta kebijakan pembagian dividen yang konsisten menjadikan ketiga saham tersebut tetap masuk dalam radar investor yang berorientasi pada investasi jangka panjang.
Meski demikian, analis mengingatkan bahwa keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada besaran dividen. Investor juga perlu mencermati valuasi saham, pertumbuhan laba, kondisi makroekonomi, serta prospek industri masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
Dengan masuknya ICBP, INDF, dan MTEL ke periode cum dividen hari ini, perhatian pasar diperkirakan akan tertuju pada pergerakan harga ketiga saham tersebut menjelang ex dividen, sekaligus menanti realisasi pembayaran dividen yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026.
Sumber: keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dan pengumuman masing-masing emiten.
Baca Juga
Komentar