Terbaru Kapolda Cup 2026 Pecahkan Rekor 1.078 Peserta, Polda Sumsel Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Lewat Bulu Tangkis
PALEMBANG – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sumatera Selatan berlangsung dengan suasana berbeda. Tidak hanya diisi kegiatan seremonial, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menghadirkan ajang olahraga berskala besar melalui Kejuaraan Badminton Kapolda Cup VI Tahun 2026 yang berhasil menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Sebanyak 1.078 peserta ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Badminton Drs. Warsito, S.H., Komplek Pakri Palembang, Minggu (5/7/2026). Turnamen ini menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar yang digelar Polda Sumsel sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan kegiatan. Tidak hanya diikuti atlet bulu tangkis usia dini hingga veteran, kejuaraan ini juga melibatkan unsur TNI, Polri, instansi pemerintah, perusahaan swasta, serta komunitas olahraga dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Momentum tersebut menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi ruang bersama yang memperkuat komunikasi, kebersamaan, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kemeriahan pembukaan semakin terasa ketika digelar pertandingan ekshibisi yang mempertemukan para pimpinan daerah. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berpasangan dengan Wali Kota Palembang Ratu Dewa menghadapi Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho yang berduet dengan Irjen Pol. (Purn.) Eko Indra Heri.
Laga persahabatan tersebut berlangsung santai namun penuh semangat. Sorak-sorai penonton memenuhi arena pertandingan, menciptakan suasana akrab yang mencerminkan sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan daerah.
Tidak hanya itu, pembukaan Kapolda Cup 2026 juga menghadirkan dua legenda bulu tangkis nasional yang menjadi kebanggaan Indonesia.
Mantan pemain ganda putra dunia asal Palembang, Mohammad Ahsan, hadir memberikan motivasi kepada para atlet muda. Bersama peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, Tri Kusharjanto, keduanya menjadi magnet tersendiri bagi peserta maupun masyarakat yang memadati arena pertandingan.
Kehadiran dua tokoh bulu tangkis tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi muda Sumatera Selatan untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Pelaksana Kejuaraan sekaligus Direktur Binmas Polda Sumsel Kombes Pol. Hari Purnomo menjelaskan, Badminton Kapolda Cup VI berlangsung mulai 4 hingga 11 Juli 2026 dengan mempertandingkan berbagai kategori.
Kategori prestasi meliputi kelompok usia dini, anak-anak, pemula, hingga remaja. Sementara kategori nonprestasi diperuntukkan bagi peserta dari instansi pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, hingga kelompok veteran.
Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan ini bukan hanya bertujuan mencari atlet terbaik, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarinstansi sekaligus meningkatkan budaya hidup sehat melalui olahraga.
Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari seribu orang, turnamen tersebut menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis di Sumatera Selatan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Kapolda Cup yang dinilainya mampu menghadirkan manfaat lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.
Menurutnya, persiapan kegiatan dilakukan secara matang sehingga menghasilkan penyelenggaraan yang tertib, meriah, dan mampu menarik partisipasi masyarakat dalam jumlah besar.
"Persiapannya sungguh luar biasa. Kejuaraan ini bukan sekadar agenda institusi kepolisian, melainkan menjadi sajian yang luar biasa bagi masyarakat. Melihat ribuan peserta dan atlet yang sangat antusias berpartisipasi hari ini, ini adalah bukti nyata kesuksesan sinergitas serta kecintaan warga Sumatera Selatan terhadap olahraga," ujar Herman Deru.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menghadirkan kegiatan positif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan bahwa penyelenggaraan Badminton Kapolda Cup VI merupakan implementasi semangat Polri Presisi yang semakin dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, olahraga menjadi media yang efektif untuk membangun komunikasi, memperkuat rasa kebersamaan, sekaligus memperlihatkan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.
"Kejuaraan dengan lebih dari seribu peserta ini menjadi pesan kuat bahwa Polri senantiasa hadir dan tidak berjarak dengan masyarakat. Olahraga adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Melalui momen Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga Sumatera Selatan semakin kokoh dan tak tergoyahkan," tegasnya.
Selain pertandingan bulu tangkis, rangkaian pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan Badminton Dance serta Fun Game Ganda Eksekutif yang diikuti jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal.
Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta dan tamu undangan menikmati jalannya acara yang dikemas secara santai namun tetap sarat makna dalam memperingati delapan dekade pengabdian Polri kepada masyarakat.
Polda Sumsel berharap Badminton Kapolda Cup VI tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi mampu melahirkan bibit atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, turnamen ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, komunitas olahraga, serta masyarakat luas.
Melalui semangat sportivitas, persaudaraan, dan kompetisi yang sehat, Polda Sumsel ingin menunjukkan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Dengan dukungan seluruh elemen daerah, Badminton Kapolda Cup 2026 diharapkan menjadi inspirasi lahirnya berbagai kegiatan positif lainnya yang mampu memper
Baca Juga
Komentar