Prabowo Tekankan Persatuan Bangsa di Tengah Dinamika Global, Dialog Nasional Jadi Kunci
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika global yang dinilai berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat. Menurut Presiden, solidaritas nasional merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa sekaligus kunci menjaga stabilitas serta keberlanjutan pembangunan nasional.
Pesan tersebut disampaikan melalui Ketua Ahmad Muzani usai menghadiri pertemuan bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (4/3/2026).
“Pesan khusus dari Presiden supaya kita semua, bangsa Indonesia, menjaga persatuan, menjaga kekompakan, menjaga kebersamaan. Situasi global seperti sekarang ini memudahkan masyarakat berpikir menurut cara pandang masing-masing, dan itu berpotensi merusak keharmonisan serta kekompakan kita dalam berbangsa dan bertanah air,” ujar Muzani kepada awak media.
Muzani menegaskan bahwa berbagai langkah dan kebijakan yang ditempuh pemerintah tetap berlandaskan kepentingan nasional serta komitmen menjaga keutuhan negara.
Menurutnya, Presiden Prabowo secara konsisten menekankan bahwa setiap keputusan yang diambil bertujuan untuk memperkuat persatuan bangsa dan menjaga keutuhan Republik Indonesia.
“Presiden selalu mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah demi bangsa, demi menjaga persatuan, demi menjaga keutuhan demokrasi, dan demi keutuhan Republik Indonesia,” tegasnya.
Dalam upaya memperkuat kebersamaan nasional, Presiden Prabowo juga menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh dan pemimpin nasional pada Selasa malam (3/3/2026). Forum tersebut menjadi ruang dialog bagi para pemimpin bangsa untuk bertukar pandangan terkait berbagai isu strategis, termasuk dinamika global yang tengah berkembang.
Muzani menyebut pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Para tokoh yang hadir menyampaikan berbagai pandangan, mulai dari masukan strategis hingga kritik konstruktif terkait kebijakan dan arah pembangunan nasional.
“Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati, dan menjadikannya sebagai referensi dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muzani menegaskan bahwa Presiden Prabowo terus membangun ruang diskusi yang kolaboratif dan inklusif dalam penyelenggaraan negara. Pemerintah membuka kesempatan bagi para pemimpin masyarakat dan tokoh bangsa untuk menyampaikan pemikiran mereka mengenai berbagai persoalan nasional.
“Pada prinsipnya Presiden sangat terbuka terhadap pandangan dan pemikiran dari para pemimpin masyarakat maupun pemimpin bangsa,” pungkasnya.
Upaya memperkuat dialog dan kebersamaan tersebut dinilai menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga persatuan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Dengan kepemimpinan yang terbuka, komunikasi yang inklusif, serta komitmen terhadap kepentingan nasional, seluruh elemen bangsa diharapkan mampu terus menjaga solidaritas dan kebersamaan demi mewujudkan Indonesia yang harmonis, stabil, dan berdaulat.
Baca Juga
Komentar