Polwan Bekasi Dampingi Keluarga Korban Kecelakaan Kereta, Aksi Humanis Polri Disorot
KOTA BEKASI — Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya terlihat dalam pengamanan, tetapi juga dalam sisi kemanusiaan. Polwan dari Polsek Rawalumbu, Polres Metro Bekasi Kota turun langsung mendampingi keluarga korban kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Selasa pagi (28/4/2026).
Pendampingan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan humanis Polri di tengah suasana duka yang dirasakan keluarga korban. Kehadiran Polwan di lokasi difokuskan untuk memberikan dukungan moril sekaligus membantu berbagai kebutuhan keluarga selama proses penanganan berlangsung.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rawalumbu Akhmadi. Ia menegaskan bahwa peran Polwan dalam situasi seperti ini sangat penting untuk memberikan sentuhan empati kepada masyarakat yang terdampak musibah.
“Polwan hadir untuk memberikan pendampingan kemanusiaan kepada keluarga korban. Dalam situasi duka seperti ini, kehadiran petugas diharapkan dapat membantu, menenangkan, dan menguatkan keluarga,” ujar Akhmadi.
Selain memberikan dukungan emosional, petugas juga membantu proses administrasi yang dibutuhkan oleh keluarga korban. Mereka turut berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tertib.
Di tengah aktivitas evakuasi yang masih berlangsung, aparat kepolisian juga menjaga kondisi di sekitar lokasi agar tetap kondusif. Pengamanan dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan yang dapat menghambat proses penanganan korban.
Pendekatan humanis menjadi kunci dalam kegiatan ini. Polwan tidak hanya bertugas secara teknis, tetapi juga berinteraksi langsung dengan keluarga korban, memberikan ketenangan serta rasa aman di tengah situasi yang penuh tekanan.
Selain itu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga diimbau untuk tetap tertib dan tidak berkerumun. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran proses evakuasi serta menghindari potensi risiko tambahan.
Akhmadi menegaskan bahwa Polri akan terus hadir dalam setiap situasi kedaruratan, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang mengedepankan empati.
“Ini bagian dari komitmen Polri untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami turut berduka cita dan berharap keluarga korban diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Kehadiran Polwan di tengah masyarakat yang berduka menjadi bukti nyata bahwa pendekatan kemanusiaan terus dikedepankan oleh kepolisian. Langkah ini juga mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu secara psikologis.
Dalam situasi darurat seperti kecelakaan, dukungan moril menjadi hal yang tidak kalah penting selain penanganan medis. Kehadiran aparat yang mampu memberikan empati dinilai dapat membantu mempercepat proses pemulihan keluarga korban.
Melalui kegiatan ini, Polres Metro Bekasi Kota berharap dapat terus membangun kepercayaan masyarakat serta menunjukkan bahwa Polri hadir untuk melindungi sekaligus mengayomi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial sangat dibutuhkan dalam menghadapi musibah. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan proses penanganan dapat berjalan lancar dan kondisi segera pulih.
Baca Juga
Komentar