Polsek Bantargebang Gelar Ops Jaya 21, Cegah Tawuran Remaja dan Geng Motor di Kota Bekasi
KOTA BEKASI – Polsek Bantargebang, Polres Metro Bekasi Kota, menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ), Ops Jaya 21, serta Patroli Skala Sedang guna mengantisipasi tawuran remaja, aksi geng motor, kejahatan jalanan, hingga berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Selasa (30/6/2026).
Operasi dipimpin Perwira Pengendali Iptu Sanggam Aritonang selaku Kapolsubsektor Mustikajaya dengan titik awal pelaksanaan di Jalan Raya Siliwangi, Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyisir sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi aksi kriminalitas maupun tawuran remaja. Rute patroli meliputi Jalan Raya Siliwangi, Pangkalan II, Jalan Sumurbatu–Bantargebang, Jalan WR Supratman, Jalan Baru Grand Wisata, Perumahan MGT, Jalan Mandor Demong, hingga Jalan Raya Mustikasari.
Selain patroli, petugas juga melakukan razia terhadap kendaraan roda dua, roda empat, mobil boks, hingga kendaraan angkutan barang yang melintas. Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan, pengemudi, maupun penumpang guna mengantisipasi berbagai potensi tindak kejahatan.
Adapun sasaran Operasi Jaya 21 meliputi penyalahgunaan narkotika, kepemilikan senjata tajam, senjata api, bahan peledak, minuman keras, pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, aksi geng motor, tawuran warga, serta gangguan kamtibmas lainnya.
Hasil operasi menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Bantargebang tetap aman dan kondusif. Selama pelaksanaan kegiatan, petugas tidak menemukan adanya tindak pidana kriminal maupun penyalahgunaan narkotika.
Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH., MM., menegaskan bahwa kegiatan OKJ dan Ops Jaya 21 merupakan langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"OKJ dan Ops Jaya 21 ini kami gelar untuk menutup ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, geng motor, dan mencegah tawuran remaja. Kehadiran polisi di lapangan sampai dini hari tujuannya satu, yaitu agar masyarakat bisa tidur nyenyak. Kami juga meminta para orang tua mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar malam tanpa keperluan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi geng motor maupun tawuran," ujar Kompol Sukadi.
Polsek Bantargebang menegaskan akan terus meningkatkan patroli rutin dan operasi cipta kondisi sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah, sekaligus mengajak masyarakat untuk aktif berkolaborasi dengan kepolisian dalam mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas.
Baca Juga
Komentar