Terbaru PORPROV XV Jabar 2026, Tri Adhianto Minta Semarak Tuan Rumah Digaungkan hingga RT/RW
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah utama Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi evaluasi PORPROV XV Jabar 2026 yang melibatkan perangkat daerah, camat, lurah hingga jajaran kewilayahan. Rapat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi agar penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Jawa Barat itu berjalan optimal.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta sosialisasi PORPROV tidak hanya menjadi tugas panitia besar dan Dinas Pemuda dan Olahraga, tetapi harus menjadi gerakan bersama hingga tingkat RT dan RW.
Menurut Tri, Pemkot Bekasi telah menyiapkan dukungan anggaran lebih dari Rp500 miliar untuk rehabilitasi venue dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan. Karena itu, kesiapan infrastruktur harus diimbangi dengan semangat masyarakat dalam menyambut PORPROV.
“Jangan sampai kita sudah menyiapkan venue dengan anggaran yang besar, tetapi auranya di masyarakat belum terasa. PORPROV ini harus menjadi milik seluruh masyarakat Kota Bekasi,” tegas Tri.
Semarak PORPROV Digaungkan Lewat Momentum 17 Agustus
Tri meminta momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 dimanfaatkan untuk memperkenalkan PORPROV XV Jabar kepada masyarakat.
Camat dan lurah diminta mendorong pemasangan atribut PORPROV dalam berbagai kegiatan dan perlombaan 17 Agustusan di tingkat RT dan RW. Materi publikasi seperti spanduk, baliho, hingga media lingkungan diminta turut menampilkan maskot dan identitas resmi PORPROV.
“Momentum 17 Agustus harus kita manfaatkan. Setiap kegiatan di tingkat RT dan RW bisa menjadi ruang untuk memperkenalkan PORPROV. Kita ingin masyarakat tahu bahwa Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah utama,” ujarnya.
Selain promosi, Pemkot Bekasi juga menaruh perhatian terhadap kondisi lingkungan di sekitar venue dan jalur yang akan dilalui atlet maupun ofisial. Pemerintah kewilayahan diminta memastikan kebersihan, kerapihan, saluran air, rumput liar serta estetika jalan menuju lokasi pertandingan.
Beberapa jalur yang menjadi perhatian antara lain menuju Bakti Sports Center, Duren Jaya, BSI Bekasi Timur, Multiguna, Jatisampurna, hingga jalur Narogong menuju Bantargebang.
Penataan lingkungan juga mencakup pembersihan eceng gondok dan saluran air di sejumlah wilayah, termasuk Bekasi Utara, Medansatria, Rawalumbu dan Bantargebang.
“Venue harus siap, tetapi perjalanan menuju venue juga harus memberikan kesan yang baik. Kebersihan, kerapihan, keamanan dan kenyamanan harus kita pastikan bersama,” kata Tri.
Libatkan 1.020 RW dan Dorong Sportconomy
Dari sisi penyelenggaraan, PORPROV XV Jabar 2026 akan mempertandingkan 47 disiplin olahraga dengan total 48 venue, terdiri dari 27 venue di Kota Bekasi dan 21 venue di luar Kota Bekasi.
Ajang tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 8.500 atlet dan ofisial dari berbagai daerah di Jawa Barat. Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai 28 Oktober hingga 19 November 2026, dengan opening ceremony pada 7 November dan closing ceremony pada 19 November.
Command Center PORPROV akan dipusatkan di Gate 6 Stadion Patriot Candrabhaga.
Pemkot Bekasi juga menyiapkan strategi promosi melalui media sosial, videotron, spanduk, kegiatan roadshow, Goes to School, hingga sosialisasi di arena Car Free Day.
Tri meminta seluruh videotron milik pemerintah maupun swasta, terutama di kawasan jalan protokol seperti Jalan Jenderal Ahmad Yani, turut dimanfaatkan untuk mempromosikan PORPROV.
“Semua media yang kita punya harus bergerak. Videotron, media sosial, spanduk, sampai kegiatan masyarakat harus menjadi bagian dari promosi PORPROV,” jelasnya.
Tidak hanya masyarakat, sektor usaha juga akan dilibatkan melalui konsep sportconomy. Hotel, pusat perbelanjaan, tempat usaha dan pusat keramaian akan didorong memasang atribut PORPROV untuk menyambut kedatangan atlet, ofisial dan masyarakat dari berbagai daerah.
Sebanyak 1.020 RW se-Kota Bekasi juga akan dilibatkan dalam gerakan sosialisasi, termasuk melalui pembagian selendang dan merchandise PORPROV.
Tri menegaskan, status sebagai tuan rumah utama merupakan kesempatan besar bagi Kota Bekasi. Karena itu, seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat harus mengambil bagian dalam menyukseskan ajang tersebut.
“Kesempatan menjadi tuan rumah seperti ini tidak datang setiap tahun. Ini momentum besar bagi Kota Bekasi. Maka seluruh perangkat daerah, camat, lurah, sampai RT dan RW harus mengambil bagian,” pungkasnya.
Pemkot Bekasi menargetkan PORPROV XV Jabar 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah, memperkuat citra Kota Bekasi serta meningkatkan semangat olahraga masyarakat.
Baca Juga
Komentar