Polres Metro Bekasi Kota Intensifkan Razia Subuh, Ratusan Obat Keras Berbahaya Disita di 10 Titik Rawan
BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota memperketat pengamanan wilayah menjelang waktu subuh dengan menggelar Operasi Razia Stasioner skala besar pada Selasa (26/5/2026) malam hingga Rabu (27/5/2026) dini hari. Operasi gabungan ini menyasar 10 titik rawan guna mengantisipasi kejahatan jalanan, tawuran remaja, hingga peredaran obat keras berbahaya di wilayah Kota Bekasi.
Sebanyak 165 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut yang melibatkan unsur Polri, TNI, dan Satpol PP. Langkah preventif dan preemtif ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana konvensional seperti curas, curat, dan curanmor (3C), sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah penyangga ibu kota.
Operasi tingkat Polres dipimpin langsung oleh Pamenwas Kompol Fatholi Modani, S.E., M.H., didampingi Pawas AKP M. Jajuli, S.H., dengan fokus pengamanan stasioner di kawasan Jalan Kali Baru Timur/Rawa Bambu, Medan Satria. Selain razia stasioner, petugas juga melakukan patroli mobile menyisir sejumlah jalur protokol seperti Jalan Pangeran Jayakarta, Juanda, Underpass Duren Jaya, Cut Mutiah, hingga Boulevard Summarecon.
Hasil operasi membuahkan temuan signifikan. Petugas berhasil menggagalkan dugaan peredaran obat keras daftar G tanpa izin edar setelah melakukan pemeriksaan terhadap pengendara mencurigakan di kawasan Medan Satria.
Dari hasil penggeledahan, polisi menyita 248 butir pil berhologram “ASLI HG”, 125 butir pil Trihexyphenidyl, serta 88 butir pil berlogo “MF”. Seluruh barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Metro Bekasi Kota untuk proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut.
Selain operasi utama di tingkat Polres, sembilan Polsek jajaran juga bergerak simultan melakukan patroli dan razia di wilayah masing-masing. Polsek Bekasi Barat melakukan penyisiran di Jalan Baru I Gusti Ngurah Rai bersama personel Brimob, sementara Polsek Rawalumbu melakukan pengamanan di kawasan Duren Jaya.
Patroli serupa juga dilakukan oleh jajaran Polsek Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Jatiasih, Pondok Gede, Bantargebang, Medan Satria, hingga Jatisampurna yang turut berkolaborasi dengan Pokdar Kamtibmas dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Meski sebagian besar wilayah terpantau aman tanpa temuan barang berbahaya, kehadiran petugas secara visual di lapangan dinilai efektif menekan potensi gangguan keamanan dan aksi kriminalitas malam hari.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan operasi penegakan hukum seperti ini akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga kenyamanan masyarakat.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Hotline Call Center 110 yang siaga selama 24 jam.
Baca Juga
Komentar