LCKI Dorong Peran Aktif Masyarakat Cegah Potensi Kejahatan, Da’i Bachtiar Edukasi Kuncinya
JAKARTA — Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terutama dalam mencegah potensi tindak kejahatan sejak dini.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Presidium LCKI, Da’i Bachtiar, dalam acara pelantikan pengurus LCKI DKI Jakarta yang diikuti dengan seminar bertema Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kejahatan, pada Rabu (12/11/2025).
Dalam sambutannya, Da’i Bachtiar mengatakan bahwa meningkatnya berbagai peristiwa sosial akhir-akhir ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Peran masyarakat sangat penting untuk diaktifkan kembali, terutama dalam mendeteksi hal-hal yang berpotensi membahayakan,” ujar Da’i.
Ia menegaskan, kesadaran kolektif menjadi fondasi utama dalam mencegah munculnya tindak kejahatan. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan membaca tanda-tanda yang berpotensi mengganggu keamanan dan melaporkannya lebih awal kepada pihak berwenang.

Da’i juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan pembinaan sejak dini sebagai upaya paling konkret dalam mencegah kejahatan.
“Pencegahan paling efektif dimulai dari edukasi yang berkesinambungan, dimulai dari rumah, dilanjutkan ke sekolah dan masyarakat,” jelasnya.
Mantan Kapolri itu menambahkan, kolaborasi lintas bidang menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Ia menyebut, LCKI yang beranggotakan para pakar, akademisi, dan tokoh masyarakat, termasuk dari BRIN, akan memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai lembaga.
“Melalui kerja sama tersebut, kami ingin membangun sinergi antara unsur masyarakat, akademisi, dan pemerintah agar program pencegahan berjalan efektif,” lanjutnya.
Sebagai purnawirawan Polri, Da’i menekankan bahwa aparat penegak hukum tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Ia mencontohkan, sistem keamanan lingkungan (siskamling) merupakan bentuk nyata partisipasi warga dalam menjaga ketertiban.
“Aparat penegak hukum memerlukan dukungan masyarakat. Saya selalu mengajak warga untuk ikut menjaga keamanan, baik secara langsung melalui kegiatan siskamling maupun edukasi hukum,” tutur Da’i.
Dalam kesempatan itu, pengurus baru LCKI DKI Jakarta juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat serta memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah dan aparat keamanan.
Ketua LCKI DKI Jakarta yang baru dilantik menyebut bahwa lembaganya akan fokus pada pendekatan preventif, bukan hanya represif. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat sosialisasi hukum, peningkatan literasi keamanan digital, serta pelatihan mitigasi risiko sosial di masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban lingkungan.
“Kami ingin setiap warga menjadi bagian dari sistem keamanan itu sendiri,” ujar salah satu pengurus baru LCKI DKI Jakarta.
Dengan pelantikan ini, LCKI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan berdaya cegah tinggi terhadap kejahatan.
Baca Juga
Komentar