Kajati Jabar Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa Kejari Kota Bekasi, Perkuat Sarana dan Prasarana
Bandung — Langkah strategis dalam penguatan sarana penegakan hukum kembali terjadi. Hermon Dekristo resmi meresmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa milik Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Senin (13/4/2026).
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fasilitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor hukum. Gedung tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang administratif, tetapi juga pusat aktivitas yang mendukung sinergi lintas sektor.
Acara peresmian turut dihadiri oleh Tri Adhianto beserta jajaran Pemerintah Kota Bekasi, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi.
Dalam sambutannya, Hermon Dekristo menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi antara pemerintah daerah dan jajaran Kejaksaan Negeri Kota Bekasi yang dinilai berhasil mewujudkan pembangunan gedung tersebut.
Ia menilai, pembangunan fasilitas ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol nyata dari komitmen bersama dalam memperkuat institusi penegakan hukum di daerah.
“Gedung ini diharapkan tidak hanya digunakan untuk kegiatan internal, tetapi juga untuk kegiatan kemasyarakatan, koordinasi lintas sektor, serta peningkatan pelayanan publik,” ujarnya.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan fasilitas representatif menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kinerja aparatur penegak hukum. Dengan adanya gedung baru ini, diharapkan efektivitas kerja dan kualitas pelayanan dapat meningkat.
Selain itu, gedung serbaguna tersebut juga dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan strategis, mulai dari forum koordinasi antar lembaga hingga pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Hermon menegaskan bahwa sinergi antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.
Ia juga menyoroti peran penting Kejaksaan dalam menjaga stabilitas hukum di tengah dinamika pembangunan nasional. Dalam konteks ini, keberadaan sarana yang memadai dinilai menjadi penunjang utama kinerja institusi.
Lebih lanjut, Hermon mengingatkan seluruh jajaran Kejaksaan, khususnya di wilayah hukum Kota Bekasi, agar menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.

“Gunakan gedung ini sebaik-baiknya, rawat dengan penuh tanggung jawab, dan jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Dari sisi kebijakan, pembangunan gedung ini juga mencerminkan arah baru dalam penguatan kelembagaan penegak hukum di daerah. Tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sejumlah pihak menilai, keberadaan Gedung Mandala Adhyaksa dapat menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan berbagai unsur, mulai dari aparat hukum hingga masyarakat.
Hal ini dinilai penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum yang selama ini menjadi sorotan.
Selain itu, pendekatan humanis dalam penegakan hukum juga diharapkan semakin terlihat melalui pemanfaatan fasilitas yang lebih terbuka dan inklusif.
Dengan diresmikannya gedung ini, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan.
Momentum ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung pembangunan nasional melalui penegakan hukum yang efektif dan berintegritas.
Ke depan, sinergi antara Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan pemerintah daerah diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan hukum dan sosial.
Peresmian Gedung Mandala Adhyaksa ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur hukum tetap menjadi prioritas dalam menciptakan sistem hukum yang modern dan responsif.
Baca Juga
Komentar