Tri Adhianto Soroti Peran Guru Inspiratif di Tengah Tantangan Pendidikan Bekasi
Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri Seminar Nasional bertajuk “How to Be a Great Teacher: Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi” yang digelar oleh Teacher Preneur Nusantara di Graha Angkasa Pura, Kranji, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan berskala nasional ini dihadiri ratusan guru, tenaga pendidik, serta praktisi pendidikan dari berbagai daerah. Hadir pula Syafi’i Efendi, President Indonesian BRICS Youth Forum, yang turut memberikan perspektif global terkait peran strategis pendidik dalam menghadapi dinamika pendidikan abad ke-21.
Seminar ini diselenggarakan sebagai respons atas tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan kurikulum, perkembangan teknologi digital, hingga tuntutan pembentukan karakter peserta didik di tengah arus globalisasi. Melalui forum ini, para pendidik diajak untuk merefleksikan kembali peran guru, tidak hanya sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai sosok inspiratif yang mampu membentuk nilai dan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar nasional tersebut. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi pendidikan saat ini, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kota Bekasi yang memiliki tantangan sosial dan demografis yang beragam.
“Guru bukan hanya mengajarkan pelajaran di ruang kelas, tetapi juga menanamkan nilai, semangat, dan inspirasi. Dari guru-guru yang mampu menginspirasi inilah akan lahir generasi yang percaya diri, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Tri Adhianto di hadapan peserta seminar.
Menurutnya, peran guru menjadi semakin strategis di tengah percepatan perubahan zaman. Dunia pendidikan tidak lagi cukup hanya berorientasi pada capaian akademik, melainkan juga pada pembentukan karakter, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dalam konteks ini, guru dituntut untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, dan membuka diri terhadap inovasi metode pembelajaran.

Tri Adhianto juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi secara konsisten mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program, pelatihan, dan kolaborasi dengan komunitas pendidikan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Melalui kegiatan seperti seminar ini, kami berharap para guru semakin termotivasi untuk terus belajar dan berkembang. Metode pengajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran di sekolah,” tambahnya.

Seminar nasional ini tidak hanya menghadirkan sesi pemaparan materi, tetapi juga diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antarpendidik. Para peserta diajak untuk saling bertukar gagasan terkait praktik baik dalam dunia pendidikan, termasuk strategi membangun hubungan emosional yang positif antara guru dan siswa, serta cara menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Syafi’i Efendi sebagai salah satu tokoh nasional di bidang kepemudaan dan pengembangan sumber daya manusia turut memperkaya diskusi. Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya peran guru dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan daya saing global.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian acara. Para guru dari berbagai latar belakang pendidikan aktif mengikuti diskusi dan mencatat berbagai gagasan yang disampaikan oleh para narasumber. Bagi sebagian peserta, seminar ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan motivasi di tengah tantangan profesi pendidik yang terus berkembang.
Pemerintah Kota Bekasi menilai kegiatan semacam ini memiliki dampak strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan daerah. Dengan membangun jejaring komunitas pendidik yang inovatif dan kolaboratif, diharapkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah dapat meningkat secara berkelanjutan.
Melalui Seminar Nasional “How to Be a Great Teacher”, Pemerintah Kota Bekasi berharap para pendidik semakin memahami perannya sebagai agen perubahan dalam pembangunan manusia. Guru yang mampu menginspirasi diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Ke depan, Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik komunitas pendidikan, akademisi, maupun sektor swasta, guna mendukung peningkatan kompetensi guru. Dengan fondasi pendidikan yang kuat, Kota Bekasi optimistis dapat melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan lokal maupun global.
Baca Juga
Komentar