Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota Sasar Titik Rawan, Pastikan Kota Aman Hingga Dini Hari
KOTA BEKASI – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus digencarkan oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Kamis (18/9/2025) dini hari, Tim Patroli Perintis Presisi kembali turun ke jalan untuk melaksanakan operasi pencegahan kejahatan jalanan.
Patroli dimulai pukul 02.00 WIB dengan menyisir titik-titik rawan kriminalitas di beberapa ruas jalan utama Kota Bekasi. Operasi dipimpin langsung oleh AKP Hatta Ismiyanto, S.H. dan Ipda Dwi Susanto, dengan melibatkan sepuluh personel kepolisian yang tergabung dalam Tim Patroli Perintis Presisi.
Rombongan bergerak secara mobile dan melakukan pemantauan di beberapa lokasi strategis. Titik “strong point” ditempatkan di Jalan Rawa Tembaga yang kerap menjadi jalur aktivitas malam hari.
Selain itu, jalur utama lain seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Pangeran Jayakarta, dan area terminal menjadi fokus penyisiran untuk mencegah aksi kejahatan maupun potensi gangguan kamtibmas.
Patroli ini memiliki misi utama mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta mencegah terjadinya balap liar dan tawuran remaja.
“Fokus kami adalah menekan angka kriminalitas agar warga bisa merasa aman, terutama saat malam hingga dini hari,” ujar AKP Hatta di sela kegiatan.
Ia menambahkan, patroli perintis presisi juga bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar.
Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Hotman Hutajulu, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh masyarakat.
“Kami ingin memastikan warga dapat beristirahat dengan tenang. Kehadiran kami di jalanan pada dini hari adalah upaya preventif yang konsisten kami lakukan,” tegas Kompol Hotman.
Selain menyisir wilayah rawan, petugas juga berdialog dengan warga dan pedagang yang masih beraktivitas. Komunikasi ini dilakukan untuk menggali informasi terkait potensi gangguan keamanan sekaligus memberi imbauan agar masyarakat segera melapor bila menemukan hal mencurigakan.
Petugas patroli juga melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang melintas di jam-jam rawan. Pemeriksaan dilakukan secara humanis, mengutamakan komunikasi persuasif agar masyarakat tetap merasa nyaman.
Dari hasil pemantauan, situasi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota terpantau aman, tidak ditemukan kejadian menonjol maupun indikasi potensi gangguan keamanan.
Langkah pencegahan seperti ini diharapkan mampu menekan peluang pelaku kejahatan beraksi dan menciptakan efek psikologis positif bagi masyarakat.
Menurut Kompol Hotman, patroli rutin akan terus ditingkatkan, terutama pada momen-momen tertentu seperti libur panjang, akhir pekan, atau setelah terjadi aksi unjuk rasa di sekitar wilayah hukum.
“Kami selalu memantau perkembangan situasi. Jika ada potensi gangguan, patroli akan ditingkatkan baik dari jumlah personel maupun durasi pengamanan,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan dengan melaporkan informasi sekecil apa pun kepada kepolisian.
Kegiatan patroli dini hari ini ditutup dengan evaluasi bersama seluruh personel. Hasil kegiatan dilaporkan secara berjenjang ke pimpinan sebagai bahan analisis dan evaluasi untuk patroli berikutnya.
Dengan sinergi antara polisi dan masyarakat, diharapkan Kota Bekasi dapat terus menjadi kota yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtibmas.
Baca Juga
Komentar