Terbaru Hari Ini! Bahlil Ungkap Fakta Harga BBM dan LPG Indonesia: Stok Aman, Penyesuaian Segera Terjadi
Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkap perkembangan terbaru terkait kondisi energi nasional, mulai dari harga bahan bakar minyak (BBM), ketersediaan LPG, hingga strategi impor energi di tengah dinamika global.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangannya kepada media usai mengikuti rapat bersama jajaran pemerintah yang membahas kondisi ekonomi dan energi nasional terkini.
Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan penghitungan terkait penyesuaian harga BBM, khususnya untuk jenis Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), hingga Pertamax Turbo (RON 98), termasuk solar dan Dex.
Ia menegaskan bahwa keputusan penyesuaian harga belum final karena masih dalam tahap evaluasi bersama badan usaha energi.
“Kita masih melakukan exercise dan perhitungan bersama Pertamina dan swasta. Mudah-mudahan harga ICP bisa turun,” ujar Bahlil.
Menurutnya, harga minyak mentah Indonesia (ICP) menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan kebijakan harga BBM di dalam negeri.
Pemerintah berharap tren penurunan harga minyak dunia dapat terus berlanjut sehingga tekanan terhadap harga BBM bisa diminimalisir.
Di sisi lain, Bahlil membawa kabar positif terkait kondisi LPG nasional yang sempat menjadi perhatian beberapa waktu lalu.
Ia memastikan bahwa masa sulit pasokan LPG telah berhasil dilewati sejak awal April 2026.
“Alhamdulillah sekarang cadangan LPG kita sudah di atas 10 hari,” katanya.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat kapal pengangkut LPG tambahan akan tiba untuk memperkuat stok nasional.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.
Terkait impor energi, Bahlil menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi melakukan impor solar, sementara kebutuhan bensin masih dipenuhi sebagian dari luar negeri.
Saat ini, kebutuhan impor bensin disebut berada di kisaran 20 hingga 22 juta kiloliter.
“Kalau solar kita tidak impor. Yang kita impor tinggal bensin saja,” jelasnya.
Dalam konteks global, Bahlil juga menyinggung potensi dampak konflik di Timur Tengah terhadap distribusi energi dunia, khususnya terkait jalur strategis Selat Hormuz.
Namun ia memastikan bahwa pasokan LPG Indonesia tidak bergantung pada jalur tersebut.
Menurutnya, Indonesia telah melakukan diversifikasi sumber impor energi dari berbagai negara.
“Untuk LPG, kita ambil dari Australia, Amerika, dan beberapa negara lain,” ujarnya.
Sementara itu, untuk impor minyak mentah (crude oil), Indonesia masih memiliki ketergantungan sekitar 20 hingga 25 persen dari kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, pemerintah telah mengantisipasi risiko tersebut dengan mencari alternatif pasokan dari negara lain.
Beberapa negara yang menjadi sumber alternatif antara lain Angola, Nigeria, serta Amerika Serikat.
Dengan strategi diversifikasi ini, pemerintah optimistis ketahanan energi nasional tetap terjaga meskipun terjadi gangguan geopolitik global.
Bahlil juga menyinggung adanya komunikasi intensif terkait dua kapal yang menjadi perhatian dalam distribusi energi.
Namun ia belum merinci lebih lanjut dan meminta publik menunggu perkembangan resmi.
“Sampai sekarang masih dilakukan komunikasi intensif. Doakan bisa cepat selesai,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa situasi global masih sangat dinamis, sehingga pemerintah terus melakukan pemantauan secara ketat.
Menurutnya, setiap kebijakan akan diambil berdasarkan kondisi riil di lapangan, bukan spekulasi.
“Saya bukan ahli yang bisa menerka-nerka. Nanti kalau sudah terjadi, baru kita sampaikan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, pemerintah memastikan bahwa kondisi energi nasional saat ini dalam keadaan aman dan terkendali.
Langkah-langkah antisipatif yang dilakukan diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga energi di tengah ketidakpastian global.
Dengan cadangan LPG yang mencukupi, diversifikasi impor, serta evaluasi harga BBM yang terus dilakukan, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan.
Baca Juga
Komentar