Prabowo Rencanakan Kementerian Haji dan Umrah RI, DPR Bahas
Pena Insight
JAKARTA, 24 Agustus – Pemerintah berencana membentuk Kementerian Haji dan Umrah RI dengan memisahkan penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama. Rencana ini disebut sudah lama digagas Presiden terpilih Prabowo Subianto sejak 2014.
Wakil Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pembentukan kementerian tersebut bukan reaksi atas kasus pelaksanaan haji tahun 2024 dan 2025 yang kini tengah ditangani KPK, melainkan bagian dari visi Prabowo untuk meningkatkan pelayanan jemaah haji.
“Keinginan Pak Prabowo untuk membentuk Kementerian Haji sudah ada sejak 2014. Tujuannya agar penyelenggaraan ibadah haji dan umrah lebih profesional, fokus, dan memberikan pelayanan maksimal,” ujar Dahnil.
Saat ini, rencana pembentukan Kementerian Haji dan Umrah RI sedang digodok bersama oleh pemerintah dan Komisi III DPR RI.
Jika disetujui, kementerian baru ini akan fokus menangani penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, sementara Kementerian Agama tetap mengelola urusan keagamaan lainnya.
Baca Juga
Komentar