PKK Kota Bekasi Dorong Peran Perempuan di Era Digital, Peringati Kemerdekaan dengan Semangat Pemberdayaan
Pena Insight
Kota Bekasi, 14 Agustus 2025 — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bekasi menggelar pertemuan rutin di Balai Patriot, Rabu (13/8), sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam mengisi kemerdekaan dan menghadapi tantangan era digital.
Pertemuan yang dipimpin Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, ini turut dihadiri Sekretaris TP PKK, Wuri Handayani Harris Bobihoe, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, drh. Satia Sriwijaya Anggaraini, M.M., serta narasumber dari Universitas Bhayangkara, Dr. Zahara Tussoleha Rony, M.M.
Hadir pula para ketua kader PKK dari seluruh kecamatan dan kelurahan, yang berkumpul untuk memperkuat jejaring, solidaritas, serta berbagi wawasan demi peningkatan kesejahteraan keluarga di Kota Bekasi.

Mengangkat tema “Bebas dari Brain Rot: Menghidupkan Semangat Perempuan di Era Digital”, kegiatan ini mengajak kader PKK memanfaatkan teknologi secara bijak, menghindari dampak negatif informasi berlebih, serta mengoptimalkan media digital untuk edukasi, pemberdayaan, dan kegiatan sosial.
Dalam sambutannya, Wiwiek mengajak para perempuan Bekasi untuk tidak hanya aktif di lingkup keluarga, tetapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat. “Pertemuan ini menjadi pengingat akan makna kemerdekaan. Kita ingin perempuan Bekasi berkontribusi pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan, sekaligus menjadi inspirasi di lingkungan sekitar,” ujar Ibu Wiwiek
Wiwiek juga menekankan pentingnya ketelitian dalam menerima informasi di tengah derasnya arus berita digital. “Jangan mudah percaya pada isu yang tidak jelas atau berita hoaks. Pastikan sumbernya valid, lakukan klarifikasi, dan jadilah teladan literasi digital di masyarakat,” pesannya.
Pesan ini diperkuat dengan paparan narasumber yang menekankan bahwa literasi digital adalah keterampilan penting bagi kader PKK, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk membimbing warga sekitar agar terhindar dari penipuan dan penyebaran informasi palsu.
Selain sesi diskusi dan materi, acara ini juga menjadi ajang penghargaan bagi Wiwiek Hargono Tri Adhianto yang mendapat apresiasi dari program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) atas kontribusinya dalam melindungi dan memajukan hak-hak anak di Kota Bekasi.
Suasana pertemuan berlangsung hangat, diwarnai semangat kebersamaan, dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menguatkan peran PKK sebagai motor penggerak pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga.
Dengan mengusung semangat kemerdekaan, TP PKK Kota Bekasi menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Baca Juga
Komentar