PENGAMANAN LOMBA DRAG RACE DI SIRKUIT REKA VIDA WILAYAH KELURAHAN PADURENAN
Pena Insight
Bekasi, 2 Agustus 2025 — Antusiasme warga Kota Bekasi terhadap dunia otomotif kembali terlihat dalam gelaran lomba drag race yang digelar di Sirkuit Reka Vida, RT 03 RW 10, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya. Namun, untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, aparat gabungan dari Polsek Bantar Gebang dan Koramil Mustikajaya dikerahkan penuh untuk melakukan pengamanan di lapangan.
Personel gabungan yang terlibat antara lain Iptu Wagino (Panit Lantas), Aiptu Nugroho DT (Unit Lalu Lintas), Aiptu Imam Subehi (Unit Intelkam), Aipda Mugiyono (Bhabinkamtibmas Padurenan), Bripka Agung S (Unit Lantas), dan Serka Ari Fatoni (Babinsa Padurenan). Kehadiran mereka merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perlombaan berlangsung.
Bhabinkamtibmas Aipda Mugiyono menegaskan bahwa lomba seperti ini merupakan bentuk kegiatan positif yang harus difasilitasi, namun dengan catatan tetap mematuhi prosedur keselamatan dan aturan lalu lintas yang berlaku. “Kami mendukung kegiatan masyarakat, tetapi keselamatan dan ketertiban tetap jadi prioritas. Kami juga mengingatkan peserta untuk tidak ugal-ugalan di luar arena,” ujarnya di sela tugas.
Dengan banyaknya penonton yang hadir, pengamanan menjadi penting agar tidak terjadi insiden, kericuhan, atau potensi penyalahgunaan momen balap untuk kegiatan ilegal. Polsek Bantar Gebang tidak hanya hadir untuk mengawasi, tetapi juga membangun komunikasi dan kesadaran warga akan pentingnya ruang publik yang aman dan tertib.
Selain fokus pada pengendalian lalu lintas dan crowd control, tim intelkam juga diterjunkan untuk memantau situasi dan mendeteksi dini potensi gangguan yang bisa terjadi di sekitar arena. Hal ini merupakan bagian dari strategi deteksi dini dan respons cepat dalam pengamanan berbasis komunitas.
Panitia pelaksana lomba mengapresiasi langkah cepat dan kehadiran aparat gabungan. Menurut mereka, tanpa dukungan pihak keamanan, kegiatan besar seperti drag race berisiko menimbulkan gangguan yang sulit dikendalikan. Kerja sama ini menjadi bentuk nyata sinergi antara penyelenggara, masyarakat, dan aparatur negara dalam menjaga ketertiban publik.
Kegiatan drag race ini sendiri merupakan bagian dari agenda hiburan komunitas otomotif di Bekasi yang sedang berkembang. Dengan adanya dukungan dari aparat, ajang-ajang seperti ini diharapkan bisa menjadi alternatif nyata dalam mengurangi balap liar di jalanan umum yang membahayakan banyak pihak.
Kapolsek Bantar Gebang menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mengamankan setiap bentuk kegiatan masyarakat, terutama yang melibatkan keramaian dan potensi gangguan lalu lintas. “Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga, tapi juga sebagai mitra masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga
Komentar