Pemkot Bekasi Perkuat Kapasitas Pejabat Penghubung dan Pengelola Pengaduan SP4N-LAPOR!
KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostandi) menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Pejabat Penghubung dan Pengelola Pengaduan SP4N-LAPOR! Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan aparatur dalam menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat, tepat, dan akuntabel.
Acara yang berlangsung di Balai Patriot Kota Bekasi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kominfostandi, Nadih Arifin, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Turut hadir pula Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Fitrianti Ningsih, yang menyampaikan laporan kegiatan terkait peningkatan kualitas pengelolaan pengaduan masyarakat melalui kanal SP4N-LAPOR!
Dalam sambutannya, Nadih Arifin menegaskan pentingnya sinergitas lintas perangkat daerah dalam mempercepat penyelesaian laporan pengaduan masyarakat. Menurutnya, mekanisme pengelolaan aduan publik bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi indikator nyata komitmen pemerintah terhadap keterbukaan dan kepercayaan publik.
“Forum ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi para pejabat penghubung agar mampu memberikan respon yang cepat dan tepat. Penguatan kapasitas ini juga diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang transparan dan akuntabel,” ujar Nadih.
Ia juga menambahkan, koordinasi yang baik antarperangkat daerah merupakan kunci utama dalam memastikan setiap pengaduan masyarakat ditindaklanjuti hingga tuntas. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mendorong efektivitas SP4N-LAPOR! sebagai kanal resmi penyampaian aspirasi warga.
Lebih jauh, Nadih menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR! bukan hanya sekadar sistem pelaporan, tetapi juga wadah partisipasi publik yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan sistem digital yang terintegrasi, laporan masyarakat dapat dipantau secara real-time dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Fitrianti Ningsih, dalam laporannya memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pejabat penghubung dan pengelola pengaduan memahami peran dan tanggung jawabnya. Selain itu, peningkatan kapasitas ini juga akan memperkuat komitmen kita bersama dalam menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” jelas Fitrianti.
Ia juga mengungkapkan bahwa SP4N-LAPOR! selama ini menjadi kanal efektif dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan dikoordinasikan dengan instansi terkait agar mendapat tindak lanjut sesuai prosedur.
Menurut Fitrianti, sejak sistem ini diterapkan, tingkat penyelesaian pengaduan masyarakat di Kota Bekasi menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini menandakan bahwa kolaborasi dan komitmen aparatur dalam merespon aduan publik semakin kuat.
Dalam sesi diskusi, beberapa peserta menyampaikan masukan dan pengalaman mereka dalam menangani laporan warga di masing-masing perangkat daerah. Mereka menilai bahwa pelatihan seperti ini sangat membantu dalam memahami mekanisme tindak lanjut yang lebih efisien.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan baru mengenai standar pelayanan publik yang baik dan transparan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Kadis Kominfostandi, Nadih Arifin, menutup kegiatan dengan pesan inspiratif agar setiap peserta menempatkan pelayanan terhadap masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas.
“Jadikan pengelolaan pengaduan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendengarkan dan menyelesaikan permasalahan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman dan kompetensi yang setara dalam pengelolaan pengaduan publik.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus memperkuat sistem SP4N-LAPOR!, agar setiap aspirasi warga dapat tersalurkan dan terselesaikan dengan lebih cepat serta memberikan dampak positif bagi tata kelola pemerintahan yang baik.
Dengan sinergi dan semangat transparansi, Pemkot Bekasi optimistis dapat mewujudkan pelayanan publik yang responsif, terbuka, dan berintegritas — sebagai bagian dari visi menuju Bekasi Cerdas, Modern, dan Ihsan.
Baca Juga
Komentar