Pemkot Bekasi Gelar Workshop PPID, Tingkatkan Keterbukaan Informasi Menuju Kota Informatif 2025
Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) menggelar Workshop bertajuk “Menuju Kota Bekasi Informatif 2025 melalui Penguatan Keterbukaan Informasi Publik”, Jumat (31/10/2025) di Aula Nonon Sontanie, Pemkot Bekasi.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Mewakili Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Kadiskominfostandi Kota Bekasi Nadih Arifin membuka workshop dengan menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai pilar tata kelola pemerintahan yang baik.
“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi cermin transparansi dan akuntabilitas pemerintah terhadap masyarakat,” ujar Nadih.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan laporan oleh Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Fitrianti Ningsih S.AB., M.Si. Ia menyampaikan bahwa tujuan workshop adalah meningkatkan kapasitas PPID agar mampu memberikan layanan informasi publik yang cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidangnya. Salah satunya Egia Riska Fazrin, S.Si., C.Med, Koordinator Asisten Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan dan Tata Kelola Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, yang memaparkan materi tentang peningkatan kapasitas PPID dalam pelayanan informasi publik.
Rega Tadeak Hakim, ST., M.M., Koordinator Bidang Fasilitasi Pengaduan dan Pengelolaan Informasi Sekretariat Jenderal Kemendagri RI, hadir membahas penguatan peran PPID untuk mempermudah akses informasi publik.
Selain itu, Husni Farhani Mubarok, S.H., M.Si., C.Me, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, menekankan pentingnya transparansi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Para peserta workshop berkesempatan melakukan sesi tanya jawab dan diskusi terkait mekanisme pengelolaan informasi, hambatan dalam pelayanan publik, serta strategi optimalisasi PPID.
Kadiskominfostandi berharap workshop ini dapat mendorong seluruh PPID meningkatkan profesionalisme dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.
“Kami ingin seluruh PPID tidak hanya menyiapkan data, tetapi juga mampu menyampaikan informasi dengan cepat, akurat, dan mudah dipahami warga,” ujar Nadih.
Workshop ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam pengelolaan informasi publik.
Pemerintah Kota Bekasi menekankan keterbukaan informasi sebagai bagian dari akuntabilitas, kepercayaan publik, dan penguatan tata kelola pemerintahan yang modern.
Kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif, sehingga Kota Bekasi dapat dikenal sebagai kota informatif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat secara optimal.
Di akhir acara, seluruh peserta sepakat untuk mengimplementasikan materi workshop dalam praktik sehari-hari, memperkuat koordinasi antar-PPID, serta menyusun strategi layanan informasi publik yang lebih baik.
Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas PPID, memanfaatkan teknologi informasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, selaras dengan target Kota Bekasi Informatif 2025.
Baca Juga
Komentar