Pemkot Bekasi Gelar Aksi Bersih-Bersih Serentak, Danau Duta Disiapkan Jadi Ikon Wisata
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menggelar aksi bersih-bersih lingkungan serentak dalam rangka memperingati World Clean Up Day Indonesia 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dipusatkan di tujuh titik strategis di Kota Bekasi.
Salah satu titik utama yang menjadi perhatian adalah Danau Duta Harapan Baru, Bekasi Utara, yang selama ini dikenal sebagai salah satu ruang publik potensial namun masih membutuhkan penataan intensif untuk menjadi taman kota.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan apel pembukaan di setiap titik lokasi. ASN, lurah, RW, dan komunitas lingkungan turun langsung bersama masyarakat untuk mengangkut sampah, membersihkan saluran air, dan menata area hijau.
ASDA II Kota Bekasi, Inayatullah, bertindak sebagai koordinator lapangan di wilayah Bekasi Utara, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Alhamdulillah, kami telah membersihkan area yang semula kumuh dan kotor, kini menjadi lebih rapi. Tapi ini adalah awal, bukan akhir,” ujarnya usai apel penutupan.
Inayatullah juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat agar hasil kegiatan tidak hanya berlangsung sehari, tetapi terus berkelanjutan.
“Kita tidak mungkin mampu menjaga kebersihan sendirian. Kunci keberhasilan ada pada kolaborasi dan kebersamaan antara pemerintah, tokoh masyarakat, RW, lurah, dan komunitas pecinta lingkungan,” tambahnya.
Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan edukasi langsung kepada warga sekitar mengenai pentingnya memilah sampah dan menjaga kebersihan.
Menurut Inayatullah, Danau Duta Harapan Baru memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon wisata baru di Bekasi Utara yang bisa menjadi pusat rekreasi keluarga sekaligus area hijau kota.
“Kami ingin Danau Duta ini tidak hanya bersih, tetapi juga menjadi tempat yang nyaman untuk masyarakat beraktivitas. Dengan pengelolaan yang tepat, ini bisa menjadi daya tarik wisata baru,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai titik-titik yang masih terlihat kotor, ia memastikan kegiatan pembersihan akan dilakukan secara bertahap dan dipantau secara rutin.
“OPD terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, akan terus memantau dan mengontrol kebersihan di seluruh wilayah Bekasi, tidak hanya di Danau Duta,” tegasnya.
Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai budaya, bukan hanya kegiatan insidental setiap tahun.

Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan Kota Bekasi dapat menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan, sejalan dengan target pemerintah untuk menciptakan kota yang nyaman dan layak huni.
Aksi ini menjadi bukti komitmen Pemkot Bekasi dalam mendukung World Clean Up Day 2025 dan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Baca Juga
Komentar