Pemkot Bekasi Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis: Harris Bobihoe Sebut Ini Investasi Generasi Emas 2045
Bogor – Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, saat menghadiri kegiatan Konsolidasi Regional untuk Peningkatan Tata Kelola MBG Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta (DKJ), dan Banten yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana, serta para kepala daerah, Ketua Satgas MBG kabupaten/kota, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan ahli gizi dari berbagai wilayah di tiga provinsi tersebut.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan program MBG berjalan efektif, aman, dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Prof. Dadan Hindayana menekankan pentingnya keamanan pangan dan standar higienitas dalam pelaksanaan program MBG.

“Seluruh SPPG diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota. Ini menjadi dasar bahwa setiap makanan yang disajikan aman, higienis, dan layak konsumsi,” tegas Dadan.
Ia juga menambahkan bahwa BGN bersama BPOM akan memperketat pengawasan terhadap seluruh dapur operasional MBG agar program ini tidak hanya bermanfaat secara gizi, tetapi juga aman bagi kesehatan anak-anak penerima manfaat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi siap mengimplementasikan program MBG sesuai standar nasional, dengan memastikan seluruh aspek pelaksanaan berjalan transparan, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal memberi makan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Dari bahan pangan, tenaga dapur, hingga pelibatan UMKM lokal—semuanya menjadi bagian dari rantai manfaat yang nyata,” ujar Harris.
Lebih lanjut, Wawali menjelaskan bahwa program MBG juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat yang terlibat di dapur SPPG serta memberdayakan UMKM lokal sebagai penyedia bahan baku makanan bergizi.
Selain berdampak langsung pada kesehatan pelajar, MBG juga diharapkan meningkatkan produktivitas wilayah melalui optimalisasi lahan pertanian dan sumber daya lokal.

“Ini adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Dengan sinergi seluruh pihak terkait, kami optimis setiap anak di Kota Bekasi akan tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan ceria menuju Generasi Emas 2045,” tutupnya.
Kegiatan konsolidasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemerintah daerah untuk menyatukan strategi dan langkah konkret dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, agar benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan gizi masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.
Baca Juga
Komentar