Pemkot Bekasi Dorong IKM Go Global, Gelar Workshop Sertifikasi ISO, HACCP, dan SNI
Pena Insight
KOTA BEKASI, 12 SEPTEMBER 2025 – Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Pemkot Bekasi menggelar Workshop Sosialisasi Teknik Implementasi dan Sertifikasi ISO 9001:2015, HACCP, dan SNI.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari Sub Kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pemberdayaan Industri dan Peran Serta Masyarakat Tahun Anggaran 2025. Fokusnya adalah meningkatkan daya saing IKM melalui pemahaman standar mutu internasional dan sistem manajemen yang lebih profesional.
Kepala Disdagperin Kota Bekasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa sertifikasi ISO, HACCP, dan SNI merupakan kunci penting bagi produk IKM agar dapat bersaing di pasar yang semakin ketat.
“Melalui workshop ini, kami ingin membekali para pelaku IKM dengan wawasan praktis terkait standar sertifikasi global. Dengan begitu, kualitas produk bisa terus ditingkatkan dan lebih diterima di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber dari lembaga sertifikasi dan praktisi industri yang memaparkan langkah-langkah teknis penerapan standar ISO 9001:2015, prosedur HACCP untuk jaminan keamanan pangan, serta pentingnya memiliki label SNI bagi produk tertentu.
Para peserta yang terdiri dari perwakilan IKM Kota Bekasi terlihat antusias mengikuti sesi pemaparan. Mereka juga diberikan kesempatan bertanya langsung mengenai kendala yang dihadapi dalam proses produksi dan standar mutu.
Selain itu, peserta mendapatkan materi tentang pentingnya dokumentasi, audit internal, serta komitmen manajemen dalam menjaga kualitas produk secara berkelanjutan.
Kadis Disdagperin menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga menjadi langkah awal pendampingan menuju sertifikasi. Pemkot Bekasi siap memfasilitasi IKM yang berkomitmen untuk meningkatkan mutu produk.
Penerapan standar ISO dan HACCP diyakini akan meningkatkan kepercayaan konsumen, membuka peluang ekspor, serta membantu IKM masuk ke jaringan distribusi modern.

Dengan sertifikasi, produk IKM akan memiliki nilai tambah dan lebih kompetitif di tengah persaingan pasar yang ketat. Hal ini akan berdampak positif terhadap peningkatan omzet pelaku usaha.
Workshop ini juga mendukung visi Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat sektor IKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Pemkot berharap para pelaku IKM dapat menerapkan ilmu yang didapat dan segera mengambil langkah nyata untuk mengikuti proses sertifikasi.
Disdagperin menargetkan ke depan semakin banyak IKM yang bersertifikat, sehingga produk-produk unggulan Kota Bekasi bisa bersaing hingga pasar ekspor.
Partisipasi aktif dari masyarakat dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan program ini. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sertifikasi diharapkan menciptakan ekosistem industri yang sehat.
Dengan langkah ini, Kota Bekasi optimis mampu melahirkan lebih banyak IKM yang berdaya saing tinggi, berkualitas, dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah.
Baca Juga
Komentar