MTQH ke-XXVII Kota Bekasi Dibuka Meriah, 6.500 Peserta Ramaikan Pawai Ta’aruf
Bekasi – Suasana Kota Bekasi pada Selasa (22/9/2025) pagi tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga memadati jalanan untuk mengikuti pawai ta’aruf sebagai tanda dibukanya Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXVII Tingkat Kota Bekasi Tahun 2025.
Pawai yang berlangsung meriah ini diikuti sekitar 6.500 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), ulama, tokoh agama, pelajar, santri, majelis taklim, hingga organisasi keagamaan dari 12 kecamatan.
Rombongan dilepas dari Perumahan Puri Gading, kemudian bergerak menuju Masjid Agung Al-Jauhar Yasfi, Jatimurni, yang menjadi pusat kegiatan MTQH tahun ini.

Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhiyanto Cahyono, hadir langsung melepas pawai. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
“MTQH bukan hanya ajang lomba, tetapi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membumikan Al-Qur’an di Kota Bekasi. Semoga kegiatan ini melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan berakhlak mulia,” ujar Tri.
Hadir pula Wakil Wali Kota Dr. Abdul Haris Bobbiho, Sekda Kota Bekasi Drs. Junaedi, jajaran Forkopimda, Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto, Danramil 02/Pondok Gede, anggota DPRD, para camat, serta tokoh masyarakat.
Tema MTQH tahun ini adalah “MTQH Menginspirasi Generasi Qurani Mencapai Prestasi Terbaik Menuju Kota Bekasi yang Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya.” Tema ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda agar mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pawai ta’aruf berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Arus lalu lintas di Jalan Raya Kampung Sawah sempat dialihkan secara situasional ke Jalan Raya Hankam dan Puri Gading.
Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, memastikan jajarannya bekerja maksimal. “Kami bersama unsur TNI, Dishub, dan Satpol PP melaksanakan pengamanan serta rekayasa arus lalu lintas agar pawai berjalan aman dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” katanya.

Selain pawai, masyarakat juga disuguhi penampilan marching band, drumband sekolah, dan atraksi budaya yang membuat suasana semakin semarak.
MTQH ke-XXVII akan digelar selama empat hari, mulai 23 hingga 26 September 2025. Lomba akan dilaksanakan di enam masjid di wilayah Kecamatan Pondok Melati.
Cabang lomba yang dipertandingkan mencakup tilawah anak-anak, remaja, dewasa, tahfidz 1–30 juz, tafsir Al-Qur’an dalam tiga bahasa (Arab, Indonesia, Inggris), hingga cabang lomba hadits.
Panitia mencatat jumlah peserta meningkat 15% dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan minat masyarakat terhadap MTQH semakin tinggi.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Haris Bobbiho, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan generasi muda. “Melalui MTQH, kita berharap muncul qari-qariah, hafidz-hafidzah, dan da’i-da’iah yang membawa harum nama Kota Bekasi di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama dan tausiyah dari KH. Saefudin Siroj, yang mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme warga tampak dari ramainya masyarakat yang memadati jalur pawai. Mereka ikut berfoto, bershalawat, bahkan membagikan minuman gratis untuk peserta.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat citra Kota Bekasi sebagai kota religius yang terus mendorong nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual.
Dengan suksesnya pembukaan MTQH ke-XXVII, diharapkan seluruh rangkaian lomba berjalan lancar, menghasilkan prestasi terbaik, dan semakin mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an.
Baca Juga
Komentar