Kiprah H. Pelly Yusuf, Wawancara Eksklusif Pengusaha Sukses dan Tokoh Demokrat Bersama Pena Insight
Pena Insight
Bogor 12 Juli 2025 - Tim Pena Insight berkunjung ke kediaman H. Pelly Yusuf, seorang pengusaha sekaligus Senior Partai Demokrat, yang memiliki latar belakang hidup penuh perjuangan. Pertemuan ini berlangsung dalam rangka silaturahmi dan menggali inspirasi dari kisah hidup beliau.
H. Pelly Yusuf mengisahkan bahwa sejak usia 10 tahun telah menjadi yatim. Dengan tujuh saudara, ia berjuang membesarkan adik-adiknya melalui kerja keras. Sejak remaja, Bapak H. Pelly dikenal ulet dan mulai merintis usaha di bidang perkayuan, hingga berkembang ke sektor perkebunan, pertambangan, dan batu bara.
Meski sudah mapan sebagai pengusaha, H. Pelly Yusuf memutuskan terjun ke politik pada 2005, bergabung sebagai kader Partai Demokrat. Menurutnya, motivasi utama bergabung ke politik adalah untuk mengabdi dan berkontribusi terhadap perbaikan bangsa melalui kebijakan publik.
Dalam perjalanannya, Pelly dipercaya memegang posisi penting seperti Ketua Departemen Kaderisasi dan Sekretaris Divisi Tangkap Darurat dan Bantuan Kemanusiaan. Ia aktif turun langsung membantu korban bencana di berbagai daerah, termasuk Aceh dan Papua.
Selepas masa aktif politik, H. Pelly kembali fokus mengembangkan bisnisnya. Ia tetap menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan politik, namun memilih berkonsentrasi membangun usaha yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
H. Pelly menekankan bahwa generasi muda Indonesia sebaiknya tidak terlena dengan media sosial semata. Menurutnya, bekerja keras secara fisik, hidup hemat, dan menjaga kejujuran adalah kunci membangun masa depan yang lebih baik.
Dalam perbincangan, H. Pelly juga menyampaikan pandangannya tentang pentingnya peran media independen. Ia menilai media harus menjadi penyeimbang di tengah maraknya berita hoaks dan konten yang memihak, agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat.
Pelly Yusuf menegaskan dirinya tetap bersahabat dengan berbagai tokoh politik, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga Mahditya Ali. Baginya, persahabatan lintas kubu lebih penting daripada terlibat dalam dinamika internal partai.
Dalam wawancara, Pelly bercerita telah membangun rumah pertamanya di usia 35 tahun. Bahkan sejak pernikahan, ia sudah memiliki rumah dan aset tanah yang cukup luas, berkat semangat kerja keras sejak muda.
Di akhir pertemuan, H. Pelly Yusuf berpesan agar media seperti Pena Insight terus berkembang dan menyampaikan berita yang bermanfaat untuk masyarakat, serta mendorong generasi muda agar tidak mudah menyerah dan selalu berjuang demi masa depan.
Baca Juga
Komentar