Kapolsek Bekasi Barat Ingatkan Warga Waspada Hoaks & Ajak Tolak Provokasi Demo
Pena Insight
Kota Bekasi, 12 September 2025 – Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., hadir dalam pengajian bulanan Majelis Taklim As-Salmaniyah yang berlangsung di Jl. Bintara III RT 03 RW 02, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Selasa (10/9).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 700 jemaah ini juga diisi tausiah oleh H. Matnajih dan sambutan Ketua Majelis Taklim, H. Chaeruddin. Suasana pengajian berlangsung khusyuk dan penuh antusiasme dari jamaah.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan himbauan kamtibmas sebagai bagian dari dukungan terhadap Operasi Aman Nusa I. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
AKP Wahyudi mengingatkan jamaah terkait maraknya berita bohong (hoaks) dan ajakan provokatif di media sosial. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak menyaring informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi ajakan demo atau unjuk rasa ke Jakarta yang tidak jelas tujuan dan sumber informasinya,” ujar Kapolsek.
Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak. Menurutnya, pengawasan yang lemah dapat membuka peluang anak terjerumus dalam aktivitas negatif seperti tawuran, judi online, atau pergaulan bebas.
Kapolsek menyampaikan bahwa kepolisian terus melakukan upaya pencegahan, namun partisipasi aktif masyarakat adalah kunci menciptakan keamanan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menciptakan suasana aman, nyaman, dan harmonis di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat bersama-sama melawan penyebaran hoaks dan kejahatan digital, karena dampaknya bisa memecah persatuan dan mengganggu stabilitas sosial.
Jemaah menyambut baik pesan kamtibmas yang disampaikan dan berkomitmen untuk terus mendukung tugas kepolisian menjaga keamanan.
Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai penting, apalagi menjelang momen-momen besar seperti Pemilu dan perayaan keagamaan yang rawan dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.
Pengajian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keamanan Kota Bekasi, dan kesehatan seluruh masyarakat.
Acara berjalan lancar dan penuh keakraban, mencerminkan soliditas antara masyarakat dan kepolisian.
Baca Juga
Komentar