Jelang Libur Tahun Baru 2026, Kakorlantas dan Menhub Pastikan Kesiapan Pelabuhan Gilimanuk
Penainsight.com Bali - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Agus Suryonugroho bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan peninjauan ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada Senin (29/12/2025).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan angkutan selama Operasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dan Polri dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang puncak libur akhir tahun.
Dalam keterangannya, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru difokuskan pada empat klaster utama.
Keempat klaster tersebut meliputi pengamanan jalan tol dan jalan nasional, titik penyeberangan termasuk bandara, stasiun, dan terminal, tempat ibadah, serta lokasi wisata dan perayaan malam Tahun Baru.
“Empat klaster tersebut meliputi jalan tol dan jalan nasional, tempat penyeberangan termasuk bandara, stasiun, dan terminal, kemudian tempat ibadah, lokasi wisata, serta pengamanan perayaan malam Tahun Baru,” ujar Kakorlantas.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan, arus pergerakan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru sejauh ini masih terpantau terkendali.
Kakorlantas menyebutkan sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah melalui jalur Trans Jawa, Sumatra, hingga wilayah Bali, termasuk Kabupaten Badung.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan distribusi arus lalu lintas yang relatif merata dan sesuai dengan skema pengamanan yang telah disiapkan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengendalian agar arus lalu lintas tetap aman dan lancar,” katanya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa kunjungan ke Pelabuhan Gilimanuk bertujuan untuk memastikan kesiapan angkutan Nataru 2025–2026.
“Kami hadir di Pelabuhan Gilimanuk untuk melihat langsung kesiapan angkutan Nataru 2025–2026, guna memastikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Dudy.
Menhub menilai kesiapan sarana dan prasarana penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya menuju dan dari Pulau Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Dudy juga mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menyebutkan, baik perjalanan udara domestik maupun internasional mencatatkan kenaikan sekitar 3 persen secara tahunan.
“Secara keseluruhan perjalanan udara, baik domestik maupun internasional, mengalami kenaikan sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.
Terkait kondisi cuaca, Menhub menyampaikan bahwa hingga saat ini faktor cuaca tidak terlalu memengaruhi minat masyarakat untuk bepergian selama libur akhir tahun.
Meski demikian, Kementerian Perhubungan tetap mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik dan memperhatikan informasi cuaca terkini.
“Dari data yang ada, kondisi cuaca tidak terlalu berpengaruh terhadap animo masyarakat untuk berlibur. Namun kami tetap mengingatkan pentingnya perencanaan perjalanan,” kata Dudy.
Selain itu, Menhub juga mengingatkan seluruh petugas layanan penyeberangan untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode Nataru.
Ia menegaskan pentingnya memastikan seluruh kapal dalam kondisi laik laut serta menyampaikan informasi cuaca secara berkelanjutan kepada pengguna jasa.
Langkah tersebut dinilai krusial guna meminimalisir risiko dan menjamin keselamatan pelayaran selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
Pemerintah dan Polri memastikan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat hingga berakhirnya Operasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Baca Juga
Komentar