IHSG Hari Ini Turun ke 6.071, Ini Rekomendasi Saham MNC Sekuritas untuk AMRT, BBRI, BRMS dan DSNG
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,83 persen ke level 6.071 pada perdagangan terakhir. Pelemahan tersebut disertai munculnya tekanan jual setelah area penguatan minimal yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.
Mengutip riset MNC Sekuritas, Kamis (1/10/2026), posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave c dari wave (y). Investor mencermati area koreksi terdekat pada rentang 6.050-6.079.
MNC Sekuritas menyebut IHSG masih memiliki peluang untuk menguat apabila mampu bertahan di atas level 6.013. Dalam skenario tersebut, IHSG berpeluang menguji kembali area 6.152-6.196.
Adapun level support IHSG berada di 6.041 dan 5.984, sedangkan resistance berada di 6.297 dan 6.419.
Di tengah pergerakan IHSG tersebut, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk dicermati investor, yakni AMRT, BBRI, BRMS, dan DSNG.
AMRT
Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) terkoreksi ke level Rp1.320 dan disertai peningkatan tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi AMRT sedang berada di awal wave c dari wave (b).
Untuk AMRT, MNC Sekuritas memberikan strategi Buy on Weakness pada rentang Rp1.290-Rp1.315.
Target harga yang diberikan berada di level Rp1.365 dan Rp1.410, dengan batas stop loss di bawah Rp1.270.
BBRI
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 0,95 persen ke Rp3.140 dan disertai munculnya tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan selama BBRI mampu bertahan di atas Rp3.110, saham tersebut berada pada awal wave (v) dari wave [c].
Strategi yang diberikan adalah Trading Buy pada rentang Rp3.120-Rp3.140.
Target harga BBRI berada di Rp3.300 dan Rp3.370, sedangkan stop loss ditetapkan di bawah Rp3.110.
BRMS
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terkoreksi 0,84 persen ke Rp590 dan masih didominasi tekanan jual.
Menurut MNC Sekuritas, posisi BRMS saat ini berada pada akhir wave (C) dari wave [B].
MNC Sekuritas memberikan strategi Buy on Weakness untuk BRMS pada rentang Rp570-Rp590.
Target harga berada di Rp655 dan Rp705, dengan stop loss di bawah Rp545.
DSNG
Berbeda dengan tiga saham sebelumnya, saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menguat 3,33 persen ke Rp1.550 dan disertai peningkatan volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi DSNG saat ini berada pada bagian dari wave B dari wave (B).
Strategi yang diberikan untuk DSNG adalah Buy on Weakness pada rentang Rp1.525-Rp1.540.
Target harga yang dipasang berada di Rp1.585 dan Rp1.650, dengan stop loss di bawah Rp1.500.
Rekomendasi tersebut merupakan analisis teknikal MNC Sekuritas dan dapat berubah mengikuti perkembangan pergerakan harga saham serta kondisi pasar. Investor perlu memperhatikan profil risiko dan melakukan analisis secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca Juga
Komentar