IHSG Cetak Rekor Tertinggi, Asing Borong Saham BREN hingga Rp226 Miliar
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah (All Time High/ATH) pada perdagangan Kamis (6/11/2025). IHSG menguat 0,22% point-to-point ke level 8.337,05, menandai optimisme pasar di tengah volatilitas global.
Namun di sisi lain, investor asing justru melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp113,46 miliar di seluruh pasar. Di pasar reguler saja, nilai net sell tercatat Rp106,52 miliar.
Tekanan terbesar datang dari penjualan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang dilepas asing hingga Rp201,32 miliar. Aksi jual besar-besaran itu membuat saham BRMS anjlok 5,88% ke posisi Rp960 per saham.
Berikut 10 saham dengan net sell tertinggi oleh investor asing pada perdagangan Kamis (6/11/2025):
-
BRMS – Rp201,32 miliar
-
BBCA – Rp186,2 miliar
-
COIN – Rp86,5 miliar
-
ANTM – Rp81,68 miliar
-
DEWA – Rp66,32 miliar
-
ADRO – Rp48,71 miliar
-
MYOR – Rp47,15 miliar
-
RAJA – Rp40,52 miliar
-
ICBP – Rp36,75 miliar
-
KLBF – Rp36,06 miliar
BREN Jadi Incaran Asing
Di tengah aksi ambil untung pada sejumlah saham tambang dan perbankan, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) justru menjadi primadona investor asing. Saham BREN diborong hingga Rp226,52 miliar, mendorong harganya naik 1,79% ke level Rp9.925 per saham.
Berikut 10 saham dengan net buy tertinggi oleh investor asing:
-
BREN – Rp226,52 miliar
-
ASII – Rp144,99 miliar
-
BBRI – Rp139,27 miliar
-
AADI – Rp68,97 miliar
-
BBNI – Rp40,94 miliar
-
FILM – Rp39,84 miliar
-
UNTR – Rp39,2 miliar
-
BMRI – Rp34,67 miliar
-
INET – Rp32,66 miliar
-
TLKM – Rp27,95 miliar
Kinerja positif saham BREN turut menopang sektor energi terbarukan, yang mulai menjadi fokus utama investor asing di tengah transisi global menuju ekonomi hijau.
Analis menilai, meski IHSG masih dalam tren bullish, potensi koreksi teknikal tetap terbuka, mengingat aksi profit taking investor asing di sejumlah saham big cap.
Baca Juga
Komentar