Citra China Naik di Dunia, Jepang Masih Jadi Negara Paling Skeptis terhadap Beijing
TOKYO – Masyarakat Jepang masih menjadi salah satu yang paling negatif dalam memandang China, meskipun citra Negeri Tirai Bambu tersebut terus membaik di berbagai negara. Bahkan, di banyak negara, China kini dipandang lebih positif dibandingkan Amerika Serikat.
Temuan tersebut terungkap dalam survei terbaru Pew Research Center yang melibatkan lebih dari 40.000 responden di 36 negara, termasuk 12 negara di kawasan Asia-Pasifik.
Dalam survei tersebut, responden diminta menyampaikan pandangannya terhadap China, mulai dari "sangat positif", "cukup positif", "cukup negatif", hingga "sangat negatif". Di Jepang, hanya 1 persen responden yang menyatakan memiliki pandangan sangat positif terhadap China, sementara 11 persen lainnya menyebut cukup positif.
Angka tersebut jauh menurun dibandingkan hasil survei tahun 2002, ketika 8 persen warga Jepang menyatakan memiliki pandangan sangat positif dan 47 persen menyatakan cukup positif terhadap China. Sentimen terendah tercatat pada 2020, ketika tidak ada responden yang memilih kategori sangat positif dan hanya 9 persen yang menyatakan cukup positif.
Sebaliknya, persepsi global terhadap China justru menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data dari 20 negara yang dianalisis, median responden yang memiliki pandangan positif terhadap China pada 2026 mencapai 46 persen, melampaui Amerika Serikat yang memperoleh 36 persen. Pada survei tahun sebelumnya, Amerika Serikat masih unggul dibandingkan China.
"China kini dipandang lebih positif dibandingkan Amerika Serikat di sebagian besar dari 36 negara yang disurvei," tulis Pew Research Center dalam laporannya yang dirilis di Washington.
Pakistan menjadi negara dengan tingkat dukungan tertinggi terhadap China. Sebanyak 66 persen responden menyatakan memiliki pandangan sangat positif terhadap China, sedangkan 24 persen lainnya menyebut cukup positif.
Survei tersebut juga mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap para pemimpin dunia. Hasilnya menunjukkan Presiden China Xi Jinping memperoleh tingkat kepercayaan median sebesar 31 persen dalam menangani urusan global, lebih tinggi dibandingkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memperoleh 21 persen.
Pew menyebut, meskipun masih banyak masyarakat yang belum menaruh kepercayaan kepada Xi Jinping, tren penilaian positif terhadap pemimpin China itu terus meningkat sehingga secara keseluruhan kini lebih banyak responden yang menyatakan percaya kepada Xi dibandingkan Donald Trump.
Meski demikian, Jepang tetap menjadi salah satu negara yang memberikan tingkat kepercayaan lebih tinggi kepada Donald Trump dibandingkan Xi Jinping. Pola serupa juga ditemukan di India dan Filipina. Sementara di Korea Selatan, Xi Jinping kini unggul tiga poin persentase atas Trump, berbanding terbalik dengan hasil survei sebelumnya yang menunjukkan Trump memimpin cukup jauh.
Di Jepang, persoalan sengketa wilayah dengan China masih menjadi faktor utama yang memengaruhi persepsi publik. Sebanyak 88 persen responden menyatakan khawatir terhadap sengketa teritorial dengan China, termasuk 51 persen yang mengaku sangat khawatir. Angka tersebut meningkat dibandingkan 86 persen pada 2024 dan 80 persen pada 2016.
Hasil survei ini menunjukkan bahwa meskipun citra China mengalami peningkatan di tingkat global, faktor keamanan, sejarah hubungan bilateral, dan sengketa wilayah masih menjadi alasan utama masyarakat Jepang mempertahankan pandangan negatif terhadap Beijing.
Baca Juga
Komentar