Buka Program Pemagangan ke Jepang, Wali Kota Tri Adhianto Siapkan SDM Unggul dan Disiplin
KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing global. Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui pembukaan Program Pemagangan ke Jepang, yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Pendopo Wali Kota Bekasi, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan LPK Kebun, lembaga yang memiliki rekam jejak panjang dalam penyaluran tenaga kerja magang ke Jepang.
Dalam kegiatan tersebut hadir Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Dinar Faizal Badar, serta Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Ika Indah Yarti. Turut serta pula para calon peserta yang akan berangkat magang ke Negeri Sakura.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pengiriman tenaga kerja, tetapi bagian dari strategi besar Pemkot Bekasi dalam meningkatkan kualitas SDM.
Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi dan revolusi industri, dibutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki disiplin, etos kerja tinggi, serta wawasan internasional.

“Program pemagangan ke Jepang ini merupakan bentuk nyata kesiapan Kota Bekasi menghadapi tantangan dunia kerja global. Melalui program ini, peserta diharapkan dapat menimba pengalaman berharga di negara yang terkenal dengan budaya kerja yang disiplin dan efisien,” ujar Tri.
Wali Kota menambahkan, kerja sama seperti ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. Bekasi sebagai kota industri dan perdagangan perlu memiliki tenaga kerja yang terampil, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjadikan pengalaman magang ini sebagai ajang pembelajaran sekaligus kesempatan untuk membangun jejaring global. “Kalian adalah duta muda Kota Bekasi. Jaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia di manapun berada,” tegas Tri.
Tri Adhianto menyampaikan bahwa pengalaman kerja di Jepang akan membuka wawasan para peserta terhadap nilai-nilai ketepatan waktu, tanggung jawab, dan inovasi yang menjadi ciri khas dunia kerja di sana. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan saat mereka kembali ke tanah air.
“Kita ingin peserta magang ini pulang bukan hanya membawa keterampilan teknis, tapi juga membawa semangat baru dan pola pikir maju yang bisa diterapkan di Kota Bekasi,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tenaga Kerja berkomitmen untuk terus memperluas peluang magang ke luar negeri, tidak hanya ke Jepang, tetapi juga ke negara-negara lain yang memiliki standar industri dan pelatihan tinggi.
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, menjelaskan bahwa seleksi peserta dilakukan secara ketat untuk memastikan calon peserta memiliki kemampuan dan mental yang siap menghadapi dunia kerja internasional.

Selain itu, peserta akan mendapatkan pembekalan intensif sebelum berangkat, meliputi pelatihan bahasa Jepang, pengenalan budaya kerja, serta pembentukan karakter disiplin dan tangguh.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bekasi dalam menciptakan SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berinovasi dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Wali Kota Bekasi berharap, sepulang dari Jepang, para peserta dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, berbagi pengalaman, dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus belajar dan berkembang.
“Investasi terbesar bagi suatu daerah bukan pada bangunan fisiknya, tetapi pada manusianya. SDM unggul adalah pondasi utama kemajuan Kota Bekasi menuju masa depan yang sejahtera dan berdaya saing global,” pungkas Tri.
Program pemagangan ke Jepang ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi Kota Bekasi dalam mencetak tenaga kerja profesional, berkarakter kuat, dan siap menjadi bagian dari kemajuan bangsa di kancah internasional.
Baca Juga
Komentar